Vaksinasi di Banyumas Capai 12,76 Persen Penduduk

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Sampai dengan awal bulan Agustus ini, capaian vaksinasi di Kabupaten Banyumas baru pada kisaran 12,76 persen. Atau baru sebanyak 178.540 orang warga Kabupaten Banyumas yang sudah divaksin dari total target sebanyak 1.398.427 orang.

Masih rendahnya persentase vaksin tersebut, karena stok vaksin yang memang terbatas dari pemerintah pusat. Sehingga program vaksinasi hanya bisa dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan stok vaksin. Meskipun sebenarnya program vaksinasi tersebut sudah digulirkan sejak bulan Februari lalu.

“Kita sudah lakukan beberapa kali vaksinasi massal, peminatnya memang banyak, antusiasme warga untuk vaksin cukup tinggi, namun semua itu memang tergantung pada stok vaksin juga,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, sampai dengan Senin (2/8/2021) kemarin, untuk vaksinasi tahap 1, sebanyak 12.147 orang sudah menjalani vaksin dosis 1 dan yang sudah sampai dosis 2 ada 12.381 orang.

Petugas pelayanan publik yang sudah menjalani vaksin dosis 1 sebanyak 59.834 orang dan yang sudah sampai dosis 2 ada 47.247 orang.

Sedangkan untuk kalangan lansia, vaksin dosis 1 mencapai 63.917 orang dan dosis 2 ada 49.832 orang. Vaksin di kalangan lansia, meskipun termasuk yang diutamakan, namun capaian targetnya masih kecil, mengingat total target vaksin untuk lansia sebanyak 194.112 orang.

Dan untuk kalangan masyarakat umum dengan total sasaran 929.911 orang, saat ini yang sudah menjalani vaksin dosis 1 ada 42.640 orang dan yang sudah selesai hingga dosis 2 baru 14.041 orang.

“Memang masih jauh dari target, tetapi kita upayakan terus, kita dorong pihak-pihak seperti BUMN, perguruan tinggi ataupun instansi lain untuk mengadakan vaksin massal,” katanya.

Namun, lanjut Husein, untuk pelaksanaan vaksinasi massal harus tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes). Misalnya jangan sampai menimbulkan kerumunan massa, sehingga harus diatur jam pemberian vaksin, hingga pelaksanaan vaksin yang juga harus menerapkan prokes.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, Banyumas baru mendapatkan stok vaksin jenis AstraZeneca (AZ) sebanyak 20.000 dosis. Vaksin tersebut dialokasikan untuk rumah sakit, klinik, serta puskesmas-puskesmas yang ada di Banyumas.

“Sebanyak 6.000 dosis vaksin AZ kita alokasikan untuk rumah sakit dan klinik yang menampung pasien Covid-19, untuk persediaan jika dibutuhkan. Sedangkan sisanya sebanyak 14.000 kita alokasikan untuk puskesmas-puskesmas, masing-masing puskesmas mendapatkan kuota 350 dosis vaksin,” jelasnya.

Lihat juga...