Wapres : UMKM Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Wakil Presdien, KH. Ma’ruf Amin mengatakan, perluasan dan pengembangan usaha sektor syariah merupakan salah satu dari empat fokus ekonomi syariah, yang pelaku utamanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“UMKM adalah kunci dalam mengakselerasi ekonomi syariah di Indonesia yang harus diperhatikan dan dikembangkan secara serius,” ujar KH.Mar’uf, pada acara virtual tentang UMKM dan Industri Halal di Jakarta yang diikuti Cendana News, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, pengembangan UMKM industri halal merupakan bagian penting dari upaya mencapai visi Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia. Untuk mewujudkannya, perlu melakukan upaya peningkatan kualitas dan kuantitas produk UMKM industri halal.

“Diharapkan, Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk halal, tapi bisa jadi produsen dan mengekspor ke seluruh dunia. Maka itu, perlu peningkatan kualitas dan kuantitas produknya,” ungkapnya.

Terpenting lagi, tambah dia, perlu dilakukan peningkatan kapasitas dorongan untuk menjadikan UMKM industri halal sebagai bagian dari rantai nilai industri halal global. Yakni dengan sinergi kemitraan antar pemangku kepentingan, baik itu pemerintah maupun pengusaha besar.

“Sinergi dan kolaborasi yang kuat diperlukan untuk mempercepat pengembangan UMKM industri halal. Termasuk kemitraan dari para pengusaha besar,” ujar KH.Mar’ruf Amin yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI).

Dikatakan, adanya perhatian dari banyak pihak kepada UMKM merupakan modal yang harus dioptimalkan, sehingga pelaku UMKM bisa naik kelas. Dukungan pengembangan harus benar-benar maksimal. Seperti, jika membutuhkan dana dan pembiayaan untuk mengembangkan bisnis, maka harus tersedia dukungan dari bank syariah.

“Saya berharap pembinaan diupayakan lebih maksimal, agar setiap UMKM industri halal di Indonesia memiliki kompetensi daya saing tidak hanya di pasar domestik tapi juga dunia,” ujar KH.Mar’uf Amin.

Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Keuangan Syariah, Halim Alamsyah mengatakan, UMKM merupakan sektor yang paling rentan terdampak pandemi Covid-19. Maka itu, pihaknya menyediakan program pembiayaan UMKM.

Melalui klaster khusus UMKM dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), KUR Syariah, dan RAPBN 2021 untuk memperkuat daya ungkit UMKM.

Selain itu, kata dia perlu sinergi para pelaku usaha dalam menyediakan layanan untuk mempercepat pengembangan UMKM industri halal.

“Ekosistem UMKM industri halal harus dibentuk lebih terpadu dan terokrestasi dengan baik. Sehingga diimplentasi bentuk sinergi kemitraan sangat diperlukan dalam pengembangannya,” pungkas Halim pada acara yang sama.

Lihat juga...