1.948 Ibu Hamil di Sikka Ikut Vaksinasi Covid-19 Serentak

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Sebanyak 1.948 ibu hamil yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti vaskinasi Covid-19 secara serentak, Selasa (14/9/2021).

“Kita hari ini laksanakan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil secara serentak di 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sikka,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Puskesmas Beru, Maumere, Selasa (14/9/2021).

Clara menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan selama satu hari dan ibu hamil yang telah didata dibagi per jam agar tidak menimbulkan antrean di Puskesmas.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sikka,, dr.Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Puskesmas Beru, Selasa (14/9/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Ia mengatakan, peserta terbanyak terdapat di Puskesmas Beru di Kota Maumere sebanyak 181 ibu hamil disusul Puskesmas Wolomarang sebanyak 168 orang dan Kopeta sejumlah 161 orang.

“Vaksinasi ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh bagi ibu hamil sehingga bisa terhindar dari Covid-19. Hingga bulan ini saja sudah ada 41 ibu hamil terpapar dan merenggut nyawa seorang ibu hamil,” terangnya.

Clara menambahkan, setelah divaksin maka ketika terpapar hanya akan mengalami sakit yang ringan dan tidak akan mengalami gejala yang berat mengingat ibu hamil rentan terserang.

Ia menyebutkan, ibu hamil memiliki sistem imunitas atau kekebalan tubuh yang rendah sehingga sangat rentan terserang Covid-19 dan menjadi kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

“Sebelum divaksin kami melakukan sosialisasi  dan edukasi terlebih dahulu kepada ibu hamil dan menggelar beberapa kali pertemuan.Setelah dilakukan validasi data baru ditentukan tanggal pelaksanaan vaksinasi,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga mengemukakan, pemberian vaksinasi  bagi ibu hamil untuk meningkatkan  derajat kesehatan ibu hamil  dan anak serta  menekan angka kematian  ibu dan bayi.

Romanus menyebutkan, berbagai upaya  dan strategi  dilakukan  secara terus menerus dan menyeluruh terutama di  di fasilitas kesehatan tingkat pelayanan primer dan rujukan.

“Saya berharap kita semua bekerja sama dalam membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Ibu hamil dan menyusui perlu mendapatkan vaksinasi agar bisa terhindari dari penyakit ini,” ucapnya.

Lihat juga...