12 Kelompok Tani di Kulon Progo Dapat Subsidi Alsintan

KULON PROGO  – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 12 kelompok tani dan kelompok wanita tani dalam rangka mendukung peningkatan produksi dan pengolahan hasil panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Aris Nugroho di Kulon Progo, Minggu, mengatakan bantuan alsintan ini merupakan bentuk bantuan dari pemerintah yang ditujukan bagi kelompok tani, agar dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan kapasitas kerja dari masing-masing peralatan.

“Bantuan ini diberikan bagi yang sudah memasukkan e-proposal ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo satu tahun sebelumnya, dan sudah melalui verifikasi dan validasi sesuai ketentuan,” kata Aris.

Ia mengatakan bantuan alsintan sumber dananya dari APBN Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2021 melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, dan Direktorat Jenderal Hortikultura.

Adapun peralatan yang diberikan berupa traktor roda dua sebanyak lima unit dengan dana Rp160 juta, alat mesin pertanian cultivator sebanyak enam unit Rp94,68 juta, dan kendaraan roda tiga sebanyak satu unit Rp27 juta. Jumlah dari keseluruhan dana sebesar Rp281,68 juta yang diberikan kepada 12 kelompok tani.

“Kami barharap traktor ini hendaknya bisa jadi solusi mempercepat masa persiapan tanam, yang selama ini masih menjadi kendala petani,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo, berharap bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sebaik-baiknya bagi peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian para petani.

“Kami berharap penerima bantuan dari kelompok tani ini juga memiliki rasa handarbeni terhadap alat-alat pertanian yang sudah diberikan, sehingga termanfaatkan, sekaligus terawat dengan baik,” kata Sutedjo.

Sutedjo juga berharap petani bisa memaksimalkan peran alsintan untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri dan modern. Sebab alsintan memiliki peranan penting dalam penyediaan pangan untuk mendukung ketahanan pangan dalam negeri sehingga diharapkan bisa dipastikan bakal menggenjot produktivitas pertanian pada 2021.

Ia meminta Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, khususnya penyuluh pertanian Kabupaten Kulon Progo melakukan pendampingan dalam penggunaan dan pemanfaatan alsintan terebut, agar benar-benar membawa kemajuan bagi pertanian Kulon Progo.

“Kami berharap bantuan alsintan ini mampu mendongkrak poduksi pertanian, khususnya tanaman pangan di Kulon Progo,” katanya. (Ant)

Lihat juga...