27 Kampung Tematik di Malang Gelar Virtual Event

Editor: Koko Triarko

MALANG – Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) kota Malang, Jawa Timur, mulai mempromosikan kembali berbagai agenda wisata kampung tematik melalui gelaran virtual event. 

Ketua Forkom Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang, Isa Wahyudi, menjelaskan virtual event merupakan bagian dari upaya mereka untuk mempromosikan kembali kampung tematik.

“Jadi, melalui virtual event ini kami ingin menunjukkan, bahwa kampung tematik di kota Malang masih tetap eksis dan berkegiatan. Sekaligus persiapan kalau sewaktu-waktu destinasi wisata di kota Malang sudah boleh dibuka kembali,” jelasnya saat ditemui Cendana News di Kampung Budaya Polowijen, Minggu (26/9/2021).

Menurutnya, virtual event kampung tematik dimulai pada 1 Oktober 2021 dan akan rutin dilakukan setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu pukul 13.00 WIB, selama dua bulan berturut-turut.

Ada 27 agenda virtual event yang akan diikuti 22 kampung tematik kota Malang, secara bergantian berdasarkan jadwal yang telah disepakati.

“Jadi, masing-masing kampung tematik bisa menggelar 1-2 kegiatan. Ada sekitar 7 kampung tematik yang akan menggelar dua kali virtual even, salah satunya Kampung Budaya Polowijen,” urainya.

Lebih lanjut, pria yang akrab di sapa Ki Demang ini mengatakan, pelaksanaan virtual even akan berlangsung selama dua jam, yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sajian tarian, sambutan serta profil tentang kampung. Selain itu juga akan ada live event yang disiarkan secara virtual.

“Jadi, live event ini tidak mengundang pengunjung. Tapi, masyarakat bisa tetap menyaksikannya karena akan disiarkan secara live streaming,” ungakpnya.

Selain sebagai ajang promosi, lanjut Ki Demang, kegiatan virtual even ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran kepada calon pengunjung tentang atraksi wisata apa saja yang bisa mereka nikmati. Termasuk bagaimana penerapan protokol kesehatan dari masing-masing kampung tematik.

“Jadi, virtual event ini akan di-setting sedemikian rupa agar bisa memberikan gambaran kepada masyarakat sebelum mereka berkunjung ke masing-masing kampung tematik,” ujarnya.

Semua kegiatan virtual event nantinya bisa disaksikan di chanel youtube dan akan dilombakan, tambahnya.

Sementara itu, diakui Ki Demang terkait pembiayaan penyelengaraan virtual event dilakukan secara mandiri oleh masing-masing kampung.

“Dinas hanya men-support untuk beberapa perangkat IT-nya saja. Tapi, untuk kegiatan di kampungnya dibiayai sendiri oleh masyarakat,” akunya.

Sementara itu ketua Pokdarwis Kampung Warna-warni, Soni Parin, berharap destinasi wisata di kota Malang bisa segera dibuka kembali, termasik wisata kampung tematik. Sebab, selama pandemi ini perekonomian di Kampung Warna-Warni sangat lesu.

“Sesuai jadwal, pada tanggal 10 Oktober 2021 kami akan mengadakan virtual event Geliat warna-Warni Fest,” pungkasnya.

Lihat juga...