463 Titik di Kalteng Masih Blankspot

PALANGKA RAYA – Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang, mengatakan 463 titik tanpa sinyal (blankspot) di wilayah Kalteng, dan 359 desa dan kelurahan belum tersedia jaringan 4G. 

Untuk itu, ia akan melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Pusat, khususnya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, katanya usai melakukan dialog dengan Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Kalteng Agus Siswadi beserta jajaran secara virtual di Palangka Raya.

Menurut dia, tantangan Kalteng memang relatif besar karena luas wilayahnya 1,2 dari pulau Jawa, dan sebaran penduduk tidak terpusat pada satu wilayah pengembangan.

“Menghadirkan infrastruktur dan akses internet di seluruh wilayah Kalteng, memang perlu dikerjakan secara bersama. Mengingat fase membuka keterisolasian daerah. Harus diakui ada perubahan tantangan di masa sekarang ini, yakni membuka keterisolasian digital lewat akses internet,” kata dia.

Dalam dialog dengan Diskominfo Kalteng, dirinya juga mendapat banyak informasi, khususnya situasi, perkembangan dan tantangan yang dihadapi Dinas tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah terkait kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng, yang mesti menangkap peluang di era digital ini dengan baik.

Kemudian terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung akses internet. Perlu perhatian bersama dari Pemerintah Provinsi terkait kebutuhan SDM unggul di bidang digitalisasi tersebut, mengingat adanya tuntutan dalam revolusi industri 4.0 yang sudah di depan mata.

Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong tumbuhnya digital talent yang diharapkan mewarnai perekonomian digital yang akan terus berkembang di Tanah Air.

“Semoga kita dapat memanfaatkan perkembangan digital dengan baik. Bekerja sama mendorong lahirnya digital talent dari Kalteng untuk menghadirkan inovasi berbasis teknologi di berbagai lini kehidupan. Demi terciptanya pemerataan pemanfaatan era teknologi informasi, serta terwujudnya kecerdasan kehidupan dan keadilan sosial bagi rakyat di Kalteng,” kata Teras.

Senator asal Kalimantan Tengah itu mengaku, bahwa pihaknya di DPD RI baru-baru ini telah berbincang-bincang dengan Kemenkominfo. Dalam bincang-bincang itu, Kemenkominfo menyampaikan perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), pengguna internet di Indonesia pada 2021 mencapai 202,6 juta orang dengan nilai ekonomi digital sebesar Rp 632 triliun.

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo dalam arahannya terkait transformasi digital nasional, mendorong percepatan perluasan akses, peningkatan infrastruktur digital, dan penyediaan layanan internet, mempersiapkan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, mempercepat integrasi pusat data nasional. Kelima, menyiapkan talenta digital dan terakhir menyiapkan regulasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

“Tentu dalam kondisi pandemi saat ini, ada tantangan terkait realokasi dan refocusing anggaran, sehingga kita perlu mencermati secara tepat arahan ini,” kata Teras. (Ant)

Lihat juga...