Antusiasme Warga Arjasari Vaksinasi Covid-19 Semakin Tinggi

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Program vaksinasi Covid-19 semakin disambut baik oleh masyarakat Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terbukti, dalam beberapa kali kegiatan vaksinasi massal, ratusan, bahkan ribuan orang datang dan rela mengantre untuk menerima vaksin.

Kepala Puskesmas Arjasari, Sri Mujiwati mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat untuk menerima vaksin tersebut tidak lepas dari bertambahnya kesadaran mereka akan bahaya virus Covid-19.

“Dulu mungkin masyarakat Arjasari tidak terlalu peduli dengan Covid-19, tapi setelah beberapa bulan lalu angka kasusnya naik, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung, mereka mulai sadar dan ramai-ramai melakukan vaksinasi,” kata Mujiwati kepada Cendana News saat ditemui Puskesmas Arjasari, Jumat (24/9/2021).

Mujiwati menyampaikan, pada 12 September 2021 lalu, tercatat ada 1.300 warga yang mengikuti program vaksinasi. Jumlah yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan oleh pihak puskesmas.

Kepala Puskesmas Arjasari, Sri Mujiwati (dua dari kanan) menghadiri kegiatan vaksinasi di Puskesmas Kecamatan Arjasari, Jumat (24/9/2021). -Foto: Amar Faizal Haidar

“Kita tidak menyangka saat itu masyarakat yang datang lebih dari seribu. Kita sampai harus minta disuplai lagi vaksin dari Dinas Kesehatan, karena yang kita siapkan tidak cukup. Padahal, biasanya vaksinasi di puskesmas tidak pernah lebih dari seratus orang,” tandas Mujiwati.

Dan hari ini, menurut Mujiwati tidak kurang dari 300 orang yang kembali datang untuk menerima vaksinasi dosis kedua.

“Saya senang sekali, masyarakat sudah tidak perlu dipaksa-paksa buat vaksinasi. Mereka datang sendiri dengan suka rela. Saya pun ingin berterimakasih kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan yang turut andil membantu pelaksanaan vaksinasi di puskesmas Arjasari,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Eneng Hastuti (49), salah seorang warga asal Desa Patrolsari, Arjasari, yang mengikuti vaksinasi tersebut mengaku puas dengan pelayanan vaksinasi yang diberikan oleh para tenaga medis Puskesmas Arjasari.

“Petugasnya ramah-ramah, kita juga dikasih tahu vaksin apa yang akan disuntikkan ke badan kita, terus mereka juga kasih anjuran-anjuran makanan yang sebaiknya kita makan setelah menerima vaksin. Baguslah,” kata Eneng.

Berdasarkan pengalamannya usai menerima vaksinasi dosis pertama, Eneng mengatakan hanya merasa cukup mengantuk. Setelah ditidurkan dan bangun, ia mengaku tidak merasakan efek lain.

“Saya vaksinnya itu Sinovac. Habis vaksin, kira-kira dua jamlah, mata agak berat, ngantuk saja, tapi selain itu semua normal. Alhamdulillah sekarang sudah selesai vaksinasi dosis kedua, jadi merasa lebih aman,” pungkas Eneng.

Lihat juga...