Antusiasme Warga Sikka Ikuti Vaksinasi Covid-19, Tinggi

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, memiliki antusias tinggi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, meskipun banyak yang kecewa karena tidak terdaftar akibat terbatasnya kuota vaksin yang dimiliki lembaga maupun organisasi.

“Kami baru buka pendaftaran selama dua hari saja sudah 2.900 orang yang mendaftar, padahal kuota vaksin Covid-19 yang kami miliki hanya untuk 3.000 orang,” kata Gorgorius Nago Bapa, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sikka, saat ditemui di Kelurahan Madawat, Maumere, Jumat (3/9/2021).

Us, sapaannya, mengatakan masyarakat Kabupaten Sikka sudah menyadari pentingnya vaksinasi Covid-19 sehingga ketika dibuka pendaftaran di bulan Juli 2021 hanya dua hari sudah hampir memenuhi target.

Wakil Ketua DPRD Sikka ini pun mengakui terpaksa menutup pendaftaran di hari ke tiga, setelah kuota 3.000 orang sudah terpenuhi.

Ia menyebutkan, DPD II Golkar Sikka hanya mendapatkan alokasi vaksin jenis Sinovac sebanyak 3.000 dosis.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Sikka, NTT, yang juga Wakil Ketua DPRD Sikka, Gorgorius Nago Bapa, saat ditemui di kantornya di Kelurahan Madawat, Maumere, Jumat (3/9/2021). -Foto: Ebed de Rosary

“Tadi pagi saat pelaksanaan vaksin, masih banyak warga yang datang meminta divaksin. Namun kami sampaikan, kuota vaksin kami terbatas dan hanya melayani warga yang telah terdaftar,” ungkapnya.

Us menyebutkan, banyak warga yang menanyakan kepada panitia kapan akan dilaksanakan vakinasi gratis lagi bagi warga, namun pihaknya belum bisa memberikan jawaban karena harus memastikan ketersediaan vaskin terlebih dahulu.

Ia mengatakan, awalnya kita mendegar masyarakat takut untuk divaskin, tapi ternyata akhir-akhir ini masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Banyak yang datang ingin mendapatkan vaksin hari ini, tapi kami tutup karena kuota yang tersedia sudah memenuhi syarat. Selama proses vaksinasi, kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” terangnya.

Us menjelaskan, vaskinasi dilakukan bagi warga dengan umur minimal 12 tahun hingga manula, dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum mendapatkan suntikan vaksin.

“Masyarakat memiliki antusias tinggi, sehingga yang sudah terdaftar kami hubungi, namun banyak warga yang belum mendapatkan vaksin datang juga. Kami sampaikan kepada warga, nanti kalau ada vaksinasi lagi baru kami akan layani,” tuturnya.

Us menyebutkan, dalam pelaksanaan vaksinasi pihaknya menyediakan dua lokasi, yakni di Kantor DPD II Golkar Kabupaten Sikka di Kelurahan Madawat, Kota Maumere, dan di Kantor Yayasan Bapa Bangsa di Desa Watumilok, Kecamatan Kangae.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka guna menyediakan tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi kepada warga,” terangnya.

Salah seorang petani asal Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Erik Paji, mengaku mendapatkan pemberitahuan mengenai vaksinasi Covid-19 dan dirinya pun mendaftarkan diri untuk mengikuti.

Erik mengaku, Puksesmas Nita sudah mendaftarkan warga yang akan menerima vaksinasi Covid-19, namun belum juga terlaksana karena stok vaksin belum tersedia, sehingga dirinya harus mencari tempat yang menyelenggarakan vaksinasi gratis.

“Saya harus ke Kota Kupang dalam minggu ini dan syarat agar bisa naik pesawat harus ada serifikat vaksin. Makanya, saya beberapa hari ini mencari tempat yang melaksnakan vaksinasi, dan saya bersyukur hari ini bisa tervaksin, sehingga bisa menghadiri kegiatan pertanian di Timor,” ucapnya.

Lihat juga...