Arsik Ikan Emas Khas Tapanuli, Menu Akhir Pekan Keluarga

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Bingung mau masak apa untuk hidangan makan akhir pekan bersama keluarga, olahan arsik ikan emas bisa dicoba. Sajiannya berbalut bumbu rempah bercita rasa pedas dan gurih.

Dede Jubaedah memperlihatkan arsik ikan emas yang dimasaknya untuk santapan keluarganya di di rumahnya di Lebak Empang, Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (25/9/2021). foto: Sri Sugiarti.

Dede Jubaedah mengatakan, arsik ikan emas ini merupakan kuliner khas Tapanuli, Sumatera Utara. Berbahan dasar ikan emas segar yang dimasak dengan bumbu rempah.

“Arsik ikan emas ini, cara memasaknya mudah. Cita rasanya yang khas berbeda dengan masakan berbahan ikan lainnya, pedas dan gurih,” ujar Dede, kepada Cendana News di temui di rumahnya di Lebak Empang, Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (25/9/2021).

Dede mengaku meski pun dirinya dari Kuningan, Jawa Barat yang sudah tinggal di Jakarta sejak kecil. Namun berbagai ragam kuliner nusantara telah dicoba memasaknya. Kini di akhir pekan, arsik ikan emas menjadi pilihan Dede untuk dihidangkan bagi keluarganya.

“Setiap akhir pekan kumpul keluarga, saya selalu masak kuliner khas nusantara biar variasi tidak selalu masak makanan Sunda. Sabtu ini, saya coba arsik ikan emas khas Sumatera Utara,” ujarnya.

Arsik ikan emas ini, resepnya didapat Dede dari saudaranya yang telah lebih dulu memasaknya. Dirasa kuliner ini sangat lezat berbalut bumbu rempah, ia pun kemudian memasaknya.

“Resepnya sederhana ya, dan proses pengolahannya tidak rumit,” imbuhnya.

Terlebih dulu kata Dede, ikan emasnya dibersihkan, dan lalu lumurin dengan air jeruk nipis, agar bau amisnya hilang. Siapkan juga bumbu rempah, di antaranya bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, cabai merah dan kemiri. Lalu uleg sampai halus.

Kemudian masukkan bumbu rempah halus ke dalam wajan. Masukkan ikan emasnya, juga lengkuas dan sirih yang telah dikeprek, daun salam dan daun jeruk. Lalu tuangkan air sedikit demi sedikit ke dalam wajan berisi ikan yang telah berbalut bumbu rempah itu. Masak dengan api kecil hingga mendidih dan mengeluarkan harum.

“Kalau airnya agak menyusut bumbu sudah mengental, dan ikan emas benar-benar matang, lalu beri garam, gula putih dan penyedap rasa. Lalu tes rasa, dan angkat tuangkan dalam piring, siap disantap,” ujar perempuan kelahiran Kuningan, Jawa Barat 54 tahun ini.

Dede merasa senang karena masakan arsik ikan emas buatan disukai keluarganya, terutama suaminya yaitu Rusdi.

“Alhamdulillah keluarga saya suka arsik ikan emas ini, itu suami saya tadi ponyo banget makannya, sampai nambah. Yang pasti memang tiap Sabtu sudah tradisi saya masak resep kuliner daerah biar tidak bosan,” ujar nenek tiga cucu ini.

Rusli (60), suami Dede mengaku menyukai olahan arsik ikan emas buatan istrinya. Bahkan ia mengatakan kerap memesan pada istrinya agar masak makanan daerah yang beda setiap pekannya.

“Ya kan kalau makan masakan Sunda atau Betawi mulu atuh bosan, ya. Tapi kalau ada kreasi makanan daerah lain pan lebih afdol di makan bareng keluarga. Kalau kata orang gaul mah, arsik ikan emas ini rasanya ikonik banget pedas gurih,” ujar Rusdi kepada Cendana News, Sabtu (25/9/2021).

Rusdi menyakini, konsumsi ikan emas itu sangat baik untuk kesehatan tubuh karena mengandung mineral, vitamin, dan protein serta antioksidan.

“Seusia saya kan harus banyak konsumsi ikan, lebih menyehatkan tubuh daripada daging sapi,” ujar Rusli.

Lihat juga...