Atlet Banyumas Dominasi Formasi Atlet PON XX Papua dari Banyumas Raya

Editor: Koko Triarko

Wakil Ketua Umun 3 Bidang Perencanaan, Program dan Anggaran, KONI Banyumas, Iksanto, di kantornya, Jumat (10/9/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

PURWOKERTO – Atlet Banyumas mendominasi formasi pengiriman atlet dari Banyumas raya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 yang rencananya diselenggarakan pada 2-15 Oktober di Papua. Tercatat ada 18 atlet dan 3 orang pelatih serta 2 pendukung teknis yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah.

Wakil Ketua Umun 3 Bidang Perencanaan, Program dan Anggaran, KONI Banyumas, Iksanto, mengatakan saat ini seluruh kontingen pendukung PON dari Banyumas sudah berada di Semarang untuk menjalani latihan terpusat. Keberangkatan kontingen Banyumas ini sudah sekitar dua minggu lalu.

“Kabupaten Banyumas tetap mempertahankan tradisi dengan menyumbang atlet terbanyak di wilayah Banyumas raya, untuk turut mendukung kontingen Jawa Tengah pada ajang PON tahun ini,” katanya, Jumat (10/9/2021).

Lebih lanjut, Iksanto menjelaskan wilayah Banyumas raya yang terdiri dari empat kabupaten, total ada 31 atlet, 6 pelatih dan 2 orang pendukung teknis yang dikirim ke Jawa Tengah. Kabupaten Banjarnegara mengirimkan 8 atlet dan 3 pelatih, Kabupaten Cilacap mengirim 3 atlet dan Kabupaten Purbalingga menyumbang 2 atlet.

Atlet dari Banyumas ini antara lain masih dalam cabang olahraga bola tangan, taekwondo, sepak takraw, paralayang, atletik, menembak, senam serta panahan. Sedang untuk pelatih ada pelatih taekwondo, gantole, panjat tebing, panahan dan sepak takraw.

“Kita mempunyai atlet-atlet andal dalam cabang olahraga tersebut, untuk atlet senam, misalnya, ada Fredela Metika yang sudah mengukir banyak prestasi, kemudian atlet bola tangan ada Pratama Gilang, Fikri Dwi Amaluna, Anisa Dwi Rahmawati dan Agustina Dini, lempar lembing kita punya Atina Nurkamila Intan Bahtiar dan pada cabor panahan ada atlet dengan segudang prestasi Laura Risky Yulian,” terang Iksanto.

Mantan Ketua KONI Banyumas, Sukardi, memaparkan sudah menjadi tradisi Banyumas menyumbang atlet cukup banyak dalam ajang PON. Sukardi mencontohkan, pada PON 2004 Banyumas mengirim 35 atlet, kemudian PON 2008 ada 33 orang yang dikirim, berlanjut pada PON 2012 Banyumas mengirim 26 orang dan PON tahun 2016 ada 22 atlet yang dikirim dari Banyumas.

“Jadi setiap event PON, Banyumas selalu mengirim lebih dari 20 orang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banyumas,  Bambang Setiawan, menyampaikan peningkatan jumlah atlet yang dikirim Kabupaten Banyumas pada PON tahun ini merupakan hasil dari pembinaan yang cukup intensif dari berbagai pengurus cabang olahraga.

“Pembinaan terus kita lakukan di tengah situasi pandemi Covid-19, sehingga prestasi atlet-atlet kita tetap terjaga, dan kita juga tetap mampu mengirim dalam jumlah terbesar dalam ajang PON tahun ini,” ucapnya.

Lihat juga...