Awal Musim Hujan di Sulsel Diprediksikan Datang Lebih Cepat

Suasana di halaman kantor BMKG Wilayah IV Makassar, di Jalan Prof Basalamah, Makassar, Sulawesi Selatan - foto Ant

MAKASSAR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi, awal musim hujan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), akan lebih cepat terjadi, dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang masih transisi, cuma perlu diketahui bahwa musim hujan sedikit maju, normalnya biasanya November, tahun 2021 ini diprakirakan terjadi pada Oktober akhir,” ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Esti Kristantri, Minggu (12/9/2021).

Esti memyebut, meski terjadi hujan beberapa hari belakangan, namun belum dikatakan sudah memasuki musim hujan. Saat ini kondisi cuaca masih transisi, dari musim kemarau ke musim hujan. Selain itu, bila dilihat dari pergerakan angin, aliran massa udara di wilayah Sulsel, umumnya masih didominasi angin timur.

Sedangkan untuk penegasan masuk musim hujan, biasanya ditandai perubahan angin secara otomatis yakni angin barat. “Biasanya BMKG melansir bila memasuki musim hujan, tandanya, curah hujan di atas 50 milimeter selama tiga dasarian secara berturut-turut (satu bulan),” tandasnya.

Kendati hujan dengan intensitas sedang telah berlangsung beberapa hari terakhir, ditegaskannya, belum bisa dikatakan memasuki musim hujan. Namun demikian, diprediksi musim hujan akan datang lebih cepat, karena ada beberapa faktor yang berpengaruh, termasuk adanya La Nina. “Jadi musim hujan bisa lebih cepat, maju. Faktornya kalau yang di pusat kemarin (BMKG pusat) ini masih indikasi, artinya masih diperkirakan La Nina, indikasi presentasi 60 sampai 70 persen ada indikasi La Nina, seperti itu,” paparnya.

La Nina adalah fenomena alam, yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan yang lebih tinggi. Fenomena La Nina menjadi salah satu faktor yang menyebabkan musim hujan di wilayah Indonesia. Sejauh ini, wilayah Sulsel potensi curah hujan masih normal. Sedangkan untuk potensi curah hujan tinggi bila perhitungan per hari sering terjadi, maka termasuk peringatan dari BMKG sebagai informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. (Ant)

Lihat juga...