Awi, Tukang Becak Tua di Situbondo yang Tetap Gemar Membaca

Editor: Makmun Hidayat

SITUBONDO — Membaca untuk memperkaya pengetahuan tak mengenal batas usia. Bagi Awi Suryono, seorang tukang becak di Situbondo, Jawa Timur, yang kini berusia 70 tahun, masih tetap menyempatkan untuk membaca di sela waktu saat menarik becak.

Warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo itu mengatakan, aktivitas membaca ia lakukan setiap hari. Dirinya mengaku memanfaatkan surat kabar sebagai media literasi yang didapatkan dengan cara meminjam.

“Saya suka saja baca-baca yang mengandung informasi, seperti yang ditampilkan dalam narasi berita koran,” ujar Awi Suryono kepada Cendana News, di Situbondo, Kamis (23/9/2021).

Awi menambahkan, dengan membaca, beberapa peristiwa bisa diketahui, baik isu berita lokal maupun nasional, yang bisa ia jadikan media informasi untuk dirinya sendiri.

“Paling tidak saya tahu informasi apa yang terjadi saat ini. Maka dari itu, hampir setiap hari saya selalu mencari koran yang terbaru, untuk informasi baru yang bisa saya ketahui,” ucapnya.

Awi mengaku tidak memiliki media khusus sebagai penunjang minat bacanya, seperti berlangganan koran maupun smartphone yang bisa memudahkan dirinya untuk mengakses informasi berita melalui internet.

“Kalau langganan koran saya tidak pernah, karena uang yang digunakan untuk bayar tidak ada. Profesi saya sendiri tukang becak, kadang ada penumpang kadang juga sepi penumpang,” jelasnya.

Untuk menyalurkan minat bacanya, Awi mengaku rutin mendatangi tempat tertentu yang bisa ia pinjami, terkait koran milik orang lain. Seusai membaca, koran yang ia pinjam kembali diantarkan kepada pemiliknya.

“Setiap pagi saya cari orang yang berlangganan koran. Kadang koran itu saya baca, di tempat rumah orang itu yang punya koran, kadang saya bawa kepangkalan becak kalau orangnya ngizinin,” ungkapnya.

Awi menambahkan, dengan membaca yang ia lakukan setiap hari, selain untuk sarana informasi, juga sebagai hiburan sambil lalu, menunggu penumpang yang datang.

“Kalau ada bahan yang bisa dibaca itu saya seneng, bahkan kalau tidak ada yang bisa dibaca sama sekali itu yang saya kadang bingung. Rasanya tidak enak kalau tidak membaca,” jelasnya.

Lihat juga...