Bantaran Sungai Citarum Kini Semakin Asri

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Citra sungai citarum yang tercemar, kotor dan busuk kini perlahan mulai hilang. Sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat itu telah banyak berubah, bahkan, di sejumlah titik bantaran sungai citarum berhasil disulap menjadi taman bermain yang asri dan sejuk.

Ririn Rismawati, warga Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan, bahwa sekitar tahun 2000-an, tidak ada satu pun orang yang senang bermain di bantaran sungai citarum karena sungai tersebut selalu memunculkan bau busuk.

Ririn Rismawati, warga Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat ditemui di taman air citarum sektor 6, Rabu (22/9/2021). Foto: Amar Faizal Haidar

“Jangankan main di sana, sekedar lewat saja kita nggak kuat, karena sungai citarum itu suka mengeluarkan bau busuk yang menyengat,” ujar Ririn kepada Cendana News, Rabu (22/9/2021) di taman air citarum sektor 6.

Namun sejak pemerintah menggalakkan program citarum harum di bawah komando TNI, sungai tersebut kian terjaga, dan kini tidak sedikit masyarakat yang datang bermain dan berolahraga di bantaran sungai.

“Kalau saya tidak salah, dari tahun 2018 sungai citarum makin bagus, khususnya di sektor 6 ini. Bantaran sungai jadi tempat bermain anak, tersedia juga jogging track buat olahraga. Hampir setiap pagi dan sore masyarakat datang ke sini,” kata Ririn.

Menurut Ririn, kondisi sungai citarum saat ini patut disyukuri, dengan cara setiap orang turut serta menjaga kelestariannya. Pasalnya, setiap orang sejatinya mencintai kebersihan dan keindahan.

“Satu-satunya cara kita bersyukur dan berterima kasih ya dengan tidak mengotori sungai ini. Coba kalau sungai ini kotor, kita kan jadi tidak bisa memanfaatkannya buat bermain dengan anak anak atau pun berolahraga,” tukas Ririn.

Hal senada juga diungkapkan Dini Indarti, salah seorang pengunjung di taman air citarum sektor 6. Ia menilai bahwa menjaga kebersihan sungai citarum adalah tanggungjawab semua pihak.

“Kita sebagai masyarakat juga bertanggungjawab, bukan hanya pemerintah. Kalau kita senang menikmati taman ini, ya kita juga harus senang menjaga kebersihannya. Kita semua bersama-sama,” ucapnya.

Dini sendiri mengaku kerap mengajak anak-anaknya bermain di taman citarum sektor 6, karena di sana telah disediakan berbagai wahana bermain anak, seperti perosotan, trampolin dan sebagainya.

“Kebetulan rumah saya tidak jauh dari sini, jadi kalau anak mau liburan tinggal diajak saja ke sini, semua permainannya gratis, yang penting dijaga biar tidak rusak,” pungkas Dini.

Lihat juga...