Bantuan Sapi Ongole Diharapkan Tingkatkan Populasi di Babel

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima bantuan inventaris delapan ekor sapi jenis sapi Peranakan Ongole (PO) dari pemerintah pusat guna meningkatkan populasi sapi di daerah itu.

Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Krisnaningsih di Sungailiat, Sabtu, mengatakan bantuan inventaris sapi sebanyak delapan ekor merupakan kegiatan tahun 2021 yang saat ini dipelihara di pusat di unit pelaksana teknis (UPT).

Dengan delapan sapi yang dikembangkan di UPT tersebut kata dia, tercatat sudah mencapai 60 sampai 70 ekor sapi yang menjadi inventaris atau aset pemerintah Kabupaten Bangka.

“Umumnya sapi yang dikembangkan atau inventaris pemerintah daerah termasuk yang dibudidaya masyarakat didominasi sapi Bali karena dianggap sesuai dengan kondisi iklam di pulau Bangka Belitung,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini peternak sapi sudah mulai mengembangkan budi daya sapi peranakan Ongole (PO) untuk dimanfaatkan dagingnya, sapi jenis ini mampu beradaptasi dan pertumbuhannya relatif cepat meskipun perawatannya membutuhan penanganan yang cukup ekstra seperti harus membutuhkan pakan tambahan.

Terdata selama dua tahun, jumlah sapi PO di daerahnya yang dikembangkan oleh peternak di masing-masing kelompok sudah mencapai kurang lebih 200 ekor.

“Diharapkan jumlah populasi sapi baik sapi Bali atau sapi PO terus bertambah sehingga ke depan mampu membantu pemenuhan kebutuhan daging di masyarakat mengingat kebutuhan konsumsi daging sapi sebagian besar masih dipasok dari luar pulau Bangka,” jelasnya.

Pola pengembangan budi daya sapi melalui kelompok, kata dia, mengedepankan kebersamaan di mana sapi yang sudah beranak usia satu tahun disalurkan ke anggota kelompoknya yang belum memelihara sapi, cara ini dilakukan secara berkelanjutan. (Ant)

Lihat juga...