Begini Cara Ideal Menyiram Tanaman Melon

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Proses penyiraman pada budidaya tanaman melon merupakan salah satu hal yang penting, namun hal tersebut perlu dilakukan secara teratur dan proporsional. Pasalnya, jika terlalu sedikit, akan menghambat proses pertumbuhan, begitu pula bila terlalu banyak.

Menurut Eben (47), petani melon asal kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, idealnya tanamam melon disiram cukup seminggu sekali saja, khususnya saat tanaman telah mulai memasuki usia 20 hari sejak tanam.

“Berbeda dengan tanaman semangka yang tiga hari sekali harus disiram dan dengan air yang banyak. Kalau melon idealnya seminggu sekali, paling cepat enam hari sekali, itu pun airnya jangan terlalu banyak,” ujar Eben kepada Cendana News, Senin (6/9/2021) di kebun miliknya.

Selain itu, Eben mengatakan, proses penyiraman sebaiknya dilakukan pada sore hari, sekitar pukul 15.00 sampai dengan selesai, karena jika dilakukan pada pagi hari maka tanah akan menjadi lebih cepat kering, sehingga tidak meresap secara sempurna.

“Ini kalau versi saya. Mungkin petani lain punya caranya sendiri. Memang beda-beda sih, tergantung jenis melonnya juga, kalau yang saya tanam ini jenis Fujisawa,” tandas Eben.

Di tempat yang sama, Enjang, petani melon lainnya menambahkan, bahwa penyiraman tanaman melon harus dilakukan persis dekat akarnya, dan bukan di atas daun.

“Jadi pas sedang menyiram, arahin selang langsung ke bagian bawah tanaman, dekat akarnya, biar tanaman mendapatkan air yang cukup,” ungkap Enjang.

Apabila yang disiram adalah daunnya, lanjut Enjang, justru dapat membuat tanaman jadi sakit, sebab air yang dibiarkan diam di daun akan memicu pertumbuhan jamur atau menyebabkan tanaman menjadi terlalu panas.

“Kalau sulit menyiram akar tanaman dengan selang, pakai alat penyiram khusus yang menyiram tanaman dekat dengan tanah. Banyak yang jual, sebut aja selang buat nyiram akar,” pungkas Enjang.

Lihat juga...