Bertahan di Tengah Pandemi, Tantowi Beralih Jualan Es

Editor: Makmun Hidayat

SITUBONDO — Banyak jalan untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 sekalipun harus beralih usaha. Hal itu pula yang dilakukan Tantowi, warga Desa Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur, ini hingga kemudian menekuni pekerjaan sebagai pedagang minuman es.

Tantowi mengatakan, prospek usaha sebagai pedagang minuman es cukup menguntungkan. Pasalnya, di cuaca panas, minuman es menjadi pilihan warga.

“Setiap hari pembeli yang datang lumayan, jadi pemasukan untuk keluarga masih bisa didapatkan,” ujar Tantowi kepada Cendana News, di wilayah Desa Jeru, Selasa (28/9/2021).

Ia menambahkan, selama menjalani usahanya, musim kemarau menjadi masa yang menguntungkan. Dari usaha yang dijalani, sehari dirinya bisa mendapatkan pemasukan sebesar Rp50.000.

Tantowi, saat ditemui di sela aktivitas melayani pembeli yang datang, Selasa (28/9/2021). -Foto Iwan Feri Yanto

“Pelanggan yang datang, saat musim kemarau bisa menghasilkan untung yang cukup. Sehingga bisa menambah pemasukan untuk kebutuhan keluarga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tantowi mengaku, satu mangkok usaha minuman es yang dijual, bisa laku sampai puluhan mangkok dan beberapa bungkus setiap harinya.

“Satu mangkok minuman es yang biasa saya jual harganya Rp6.000. Didalamnya terdapat buah duren, semangka, melon, cincau, rumput laut dan campuran susu. Sehingga cocok disantap pada saat cuaca lagi panas,” ungkapnya.

Tantowi menambahkan, untuk bisa menghasilkan untung dengan adanya pelanggan, pilihan tempat juga menjadi faktor pendukung.

“Saya pilih tempat berjualan di pinggir jalan pantura. Tujuannya untuk memudahkan pelanggan yang datang ke usaha yang saya jalani,” ujarnya.

Secara terpisah, Nuril, warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus mengatakan, pada siang hari dan cuaca panas, pilihan utama memang kepada makanan atau minuman yang dingin.

“Cuaca panas dan perjalanan sedikit macet membuat cepat haus. Sehingga saya memilih untuk mengonsumsi yang dingin ini,” ucapnya.

Lihat juga...