Bisnis ‘Homestay’ di Aceh Tengah Tumbuh Pesat

BANDA ACEH  – Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah menyatakan bisnis penginapan atau homestay di wilayah tersebut mengalami pertumbuhan dalam upaya mendukung sektor pariwisata di daerah itu.

“Alhamdulillah di tengah pandemi COVID-19, tempat penginapan terus tumbuh positif dalam rangka mendukung pengembangan wisata di daerah ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Jumadil Enka di Takengon, Senin.

Di sela-sela Pelatihan SDM Kepariwisataan dan Peningkatan Standarisasi Perhotelan, ia menjelaskan saat ini bisnis homestay bahkan hotel berbintang di daerah itu terus tumbuh pesat, sehingga memberikan banyak pilihan bagi pelancong yang berwisata ke daerah setempat.

“Artinya walaupun di masa pandemi ini kita lihat ekonomi tetap tumbuh dari sektor pariwisata,” katanya.

Menurut dia pelatihan yang diadakan tersebut untuk merespon pesatnya pertumbuhan hotel dan homestay di daerah itu agar dapat menerapkan standarisasi yang baik dan turut mendukung konsep serta kemajuan sektor pariwisata daerah.

“Kita berharap pengelola membangun homestay dengan mempertimbangkan estetika keindahan, kenyamanan pengunjung, kebersihan, pelayanan yang ramah, kemudian juga tetap mengurus perizinan,” kata Jumadil.

Ia menambahkan dengan pelatihan tersebut dapat menambah standarisasi sistem pengelolaan yang tidak hanya melihat dari bangunan tapi juga dari manajemen pengelolaan.

Jumadil mengatakan bahwa secara umum perkembangan sektor pariwisata Aceh Tengah saat ini terus menunjukkan tren positif.

“Rata-rata kita lihat kalau di hari libur tingkat hunian baik di hotel dan homestay mencapai 50 persen, tentu ini sudah sesuai dengan pembatasan karena pandemi COVID-19,” katanya. (Ant)

Lihat juga...