Cepat atau Lambat, Kylian Mbappe Akan Menjadi Pemain Madrid

Kylian Mbappe (kiri) dan Karim Benzema, saat menjalani sesi latihan untuk timnas Prancis menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 lawan Bosnia-Herzegovina - foto Ant

JAKARTA – Penyerang asal Prancis, Karim Benzema meyakini, rekan senegaranya, Kylian Mbappe, cepat atau lambat akan menjadi pemain Real Madrid.

Kontrak pemain berusia 22 tahun tersebut tersisa 10 bulan lagi bersama klubnya saat ini, Paris Saint-Germain (PSG). Madrid, sudah lama mengincar juara Piala Dunia tersebut. Bahkan mereka telah meluncurkan dua tawaran resmi kepada PSG untuk membawa Mbappe pada pekan lalu.

Direktur olahraga PSG, Leonardo menuding, Real Madrid tidak sopan dan ilegal, terkait upaya untuk mendapatkan Mbappe. Hal tersebut disampaikan, setelah secara terbuka menolak tawaran pertama klub Spanyol itu sebesar 160 juta euro atau setara sekira Rp2,70 triliun.

Real, Selasa (2/9/2021) malam waktu setempat, menaikkan tawaran mereka menjadi 220 juta euro atau sekira Rp3,71 triliun untuk mendapatkan Mbappe. Tetapi PSG bahkan tidak menanggapi tawaran tersebut. PSG sekarang terancam kehilangan Mbappe, dengan status bebas transfer tahun depan ketika kontrak habis. Dan Real Madrid dipastikan siap untuk menampungnya bila waktunya tiba.

“Dia adalah pemain yang akan bermain untuk Real Madrid suatu hari nanti,” ujar Benzema, usai menjalani laga hasil imbang 1-1 Prancis lawan Bosnia-Herzegovina di kualifikasi Piala Dunia pada Rabu (1/9/2021) dini hari WIB.

Mbappe, dianggap Madrid sebagai penerus jangka panjang Benzema. Dan kedua pemain diketahui memiliki hubungan yang baik. “Kami bergaul dengan sangat baik dan saya ingin dia bersama saya hari ini di Madrid,” tambah Benzema.

Ketua PSG, Leonardo secara terbuka menegaskan, mereka tidak akan menahan Mbappe. “Mbappe ingin pergi, ini tampak jelas bagi saya. Bila Real Madrid membuat tawaran, ini tampak jelas bagi saya. Saya sudah memberikan syaratnya, yang menurut saya jelas untuk semua orang,” katanya.

“Kami tidak dapat mengubah rencana kami di pekan terakhir jendela transfer. Bila dia akan pergi, kami tidak akan menahannya, tetapi harus sesuai persyaratan kami,” tambahnya

Sementara itu media di Spanyol menyebut, penolakan PSG untuk mempertimbangkan tawaran kedua Madrid, telah membuat Mbappe merasa dikhianati oleh PSG.  (Ant)

Lihat juga...