Damandiri Siap Renovasi Fasilitas Umum di Desa Madura

Editor: Koko Triarko

CILACAP – Keberadaan fasilitas umum serta masjid dan musala, juga tak luput dari perhatian Yayasan Damandiri. Ada 7 titik musala dan masjid serta kamar mandi yang diusulkan oleh pihak Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, untuk direnovasi.

Ketua Koperasi  Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso, mengatakan Yayasan Damandiri menyatakan komitmennya untuk memperbaiki musala serta masjid dan fasilitas umum yang berada di Desa Madura. Karena itu, pihaknya kemudian melakukan pendataan, hingga pada akhirnya diusulkan 7 titik untuk renovasi, baik masjid, musala maupun kamar mandi.

“Baru dalam tahap pengajuan, total ada 7 titik yang kita ajukan ke pihak yayasan,” kata Puji Heri, Selasa (28/9/2021).

Lebih lanjut Puji Heri menjelaskan, untuk tiap titik, anggaran yang diajukan berbeda, tergantung tingkat kerusakan serta kondisi bangunan yang harus diperbaiki.

Ia mencontohkan, untuk renovasi kamar mandi salah satu masjid, pihaknya mengusulkan anggaran Rp7,5 juta.

“Yang kita usulkan untuk diperbaiki adalah yang kondisinya memang perlu perbaikan atau ada kerusakan, kita sudah melakukan survei, sehingga sampai pada 7 titik tersebut,” terangnya.

Pengurus Masjid Jami Al Falah Desa Madura, Sakiman, mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih, masjid Jami Al Falah ikut diusulkan untuk direnovasi. Meksipun kondisi masjid masih baik dan bisa dipergunakan untuk beribadah, namun pada beberapa bagian memang memerlukan renovasi.

“Kalau soal bangunan yang paling membutuhkan renovasi adalah bagian atap, terlebih sebentar lagi masuk musim hujan, sekarang saja sudah sering turun hujan yang cukup lebat,” tuturnya.

Berbagai program sosial dari yayasan besutan Presiden Soeharto ini sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Madura. Mulai dari bantuan rumah tidak layak huni, bantuan lantainisasi, jambanisasi hingga bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), bantuan rehab gedung sekolah dan lain-lain.

Puji Heri menjelaskan, sampai saat ini total sudah ada 513 rumah warga desa yang tersentuh bantuan dari Yayasan Damandiri. Bantuan yang pertama turun adalah bedah rumah dan ada 10 unit rumah yang dinilai masuk kategori keluarga prasejahtera dan mendapat bantuan tersebut. Kemudian bantuan program lantainisasi untuk 220 rumah dan jambanisasi untuk 283 rumah

“Ratusan warga penerima bantuan sekarang bisa menikmati rumah yang lebih bagus dan sehat, selain itu juga ada bantuan modal untuk meningkatkan usaha, sehingga secara ekonomi banyak keluarga yang terbantu,” katanya.

Lihat juga...