DCML Tamanmartani Diharapkan Mampu Produksi Kuliner Khas

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Inovasi sejumlah warga masyarakat RT 04, Kampung Taman Candimulyo, Dusun Karangmojo, diharapkan mampu berkontribusi mengangkat Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Tamanmartani, Kalasan, Sleman sebagai desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Hal itu tak lepas karena warga RT 04, Kampung Taman Candimulyo dalam beberapa waktu terakhir, mampu melakukan sejumlah inovasi, baik di bidang wisata, edukasi, maupun kuliner khas. Yakni dengan memunculkan rintisan kampung wisata buah unik dan langka, serta produk olahan makanan khas seperti sirup bunga rosela, dodol Black Sapote, hingga teh bunga telang.

Penggerak sekaligus Ketua RT 04, Kampung Taman Candimulyo, Seto Legowo, mengaku, mendorong warga masyarakat melakukan sejumlah inovasi tersebut setelah melihat potensi besar sektor wisata yang ada di desanya.

Penggerak sekaligus Ketua RT 04 Kampung Taman Candimulyo, Seto Legowo, dijumpai Cendana News, Rabu (22/9/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Sejak adanya program pemberdayaan dari Yayasan Damandiri, sektor pariwisata di kampungnya berkembang pesat.

“Desa Tamanmartani ini kan merupakan desa wisata. Kita oleh pemerintah desa didorong untuk melakukan inovasi. Apalagi sejak adanya program Yayasan Damandiri, di sini banyak didirikan homestay  hingga rumah makan/warung. Banyak wisatawan berkunjung ke sini,” ungkapnya, Rabu (22/9/2021).

Atas dasar itulah, Seto mengaku, memberdayakan warga di RT untuk menanam berbagai jenis tanaman buah unik dan langka. Selain dapat menjadi alternatif wisata di DCML Tamanmartani, hasil panen aneka macam tanaman buah tersebut juga bisa dimanfaatkan warga menjadi produk olahan makanan yang bisa dijual.

“Kita berharap ke depan produk-produk olahan ini bisa menjadi ciri khas kampung Taman Candimulyo, bahkan juga Desa Tamanmartani. Setiap ada wisatawan yang datang berkunjung, mereka akan membeli produk olahan makanan ini sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke tempat asal,” katanya.

Menurut Seto, jika hal tersebut dapat berjalan maka ia pun yakin perekonomian warga kampung Taman Candimulyo semakin meningkat. Pasalnya, ibu-ibu yang tergabung dalam  Kelompok Wanita Tani (KWT) akan bisa mendapatkan pemasukan tambahan dari hasil menjual produk olahan yang mereka hasilkan.

Suasana di Warung Kita Damandiri yang ada di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (22/9/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Sementara itu, Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, mengaku mendukung upaya pemberdayaan melalui sejumlah inovasi yang dilakukan warga masyarakat kampung Taman Candimulyo tersebut. Pihaknya juga mengaku siap untuk berkolaborasi dan bersinergi satu sama lain.

“Jika memungkinkan sejumlah produk olahan makanan yang dihasilkan warga itu, nanti bisa ditampilkan di unit-unit usaha koperasi. Seperti misalnya Warung Damandiri. Atau mungkin juga bisa sebagai pilihan menu bagi tamu wisatawan yang menginap di kampung homestay  Damandiri,” katanya.

Lihat juga...