Destinasi Kawah Putih Ciwidey Siapkan Vaksinasi untuk Wisatawan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat namun belum divaksin, tak perlu khawatir. Pasalnya, mulai hari ini, Minggu (19/9/2020) ada kuota vaksinasi khusus untuk wisatawan sebanyak 250 orang.

Nenden Yayu Destiana, Staf Promosi dan Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Bandung mengungkapkan, syarat yang diajukan untuk vaksinasi tersebut tidak rumit, yakni berusia 12 tahun ke atas, menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), bila belum punya bisa menunjukkan Kartu Keluarga.

Nenden Yayu Destiana, Staf Promosi dan Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Bandung menjadi narasumber dalam bincang virtual bertajuk Wisata Aman dan Nyaman, Minggu (19/9/2021). Foto: Amar Faizal Haidar

“Kemudian diwajibkan membawa handphone untuk menerima SMS verifikasi,” ujar Nenden dalam bincang virtual bertajuk Wisata Aman dan Nyaman diikuti Cendana News, Minggu (19/9/2021).

Nenden mengatakan, bahwa destinasi wisata Kawah Putih Ciwidey telah mulai dibuka untuk tahap uji coba pada Minggu 12 September lalu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Jadi di masa uji coba ini hanya wisatawan yang telah menjalankan vaksinasi minimal tahap 1 saja yang dibolehkan masuk. Yang belum divaksin tidak diperkenankan,” tandas Nenden.

Di samping itu, wisatawan pun diwajibkan mengunduh aplikasi peduli lindungi, agar bisa melakukan scan barcode sebelum bertransaksi. Nenden mengimbau, agar transaksi dilakukan secara non tunai.

“Yang paling penting dan yang harus selalu kita ingat adalah menerapkan protokol kesehatan standar, memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas di tempat wisata, serta sebisa mungkin menghindari kerumunan,” jelas Nenden.

Di forum yang sama, Aulia Nida, salah seorang peserta bincang santai berharap, agar pemerintah Kabupaten Bandung menyediakan lebih banyak lagi program vaksinasi di tempat-tempat wisata.

“Seperti di tempat wisata Pangalengan belum ada program vaksinasi, padahal pengunjungnya sangat banyak, dan memang Pangalengan salah satu destinasi wisata yang bagus,” ucap Aulia.

Di samping itu, Aulia juga mengusulkan agar tempat-tempat wisata di Kabupaten Bandung menyediakan tarif promosi sehingga bisa menstimulus pengunjung datang dan berlibur.

“Usulan ini mungkin bisa diaplikasikan dengan cara pemerintah Kabupaten Bandung yang memberikan bantuan dana promosi. Karena saya sendiri menyadari, kalau para pengusaha sektor pariwisata sangat terpukul dan butuh dukungan agar bisa bangkit, nah bisa saja bantuan itu datang dari pemda,” pungkas Aulia.

Lihat juga...