Di Jakarta Selatan, Hotel Wajibkan Anak di Bawah 12 Tahun Tes Antigen

Pengunjung mengakses aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki kawasan Mbloc Space, Jakarta, Selasa (31/8/2021) - Foto Ant

JAKARTA – Sejumlah hotel di Jakarta Selatan, DKI Jakarta, telah mewajibkan anak di bawah 12 tahun, menjalani tes usap antigen saat memasuki areal hotel.

Salah satu hotel yang sudah memberlakukan kewajiban tersebut adalah Hotel 88 Fatmawati, yang tergabung dalam Waringin Hospitality Hotel Grup. “Kalau untuk di Fatmawati sudah, pastinya kita tunduk dengan keputusan pemerintah,” kata Corporate Director of Marketing Waringin Hospitality Grup, Metty Yan Harahap, Kamis (23/9/2021).

Metty mengatakan, setiap tamu hotel yang masuk (check-in) cukup menunjukkan surat perjalanan, bahwa yang bersangkutan sudah menjalani tes antigen. Apabila belum, pengunjung tersebut mesti melakukan tes antigen, yang telah disediakan pihak hotel. “Jadi kita mintakan kepada orang tuanya, apabila tidak otomatis, dia harus melakukan itu (tes antigen) di unit kita, namun biayanya memang tidak kita tanggung,” tandasnya.

Metty menuturkan, selain di Hotel 88 Fatmawati, kebijakan tersebut juga telah diberlakukan di Hotel 88 Blok M Jakarta Selatan. Implementasi kebijakan tersebut sangat positif bagi pengunjung, terutama karena dapat mengembangkan market segmen family. “Yang bersangkutan harus melaksanakan secara mandiri, karena implementasi antigen ke hotel ini sebenarnya positif karena otomatis kita punya peluang mengembangkan market family,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan anak-anak usia di bawah 12 tahun mengunjungi perhotelan non penanganan karantina, dengan ketentuan wajib melampirkan hasil negatif tes usap antigen atau tes usap berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR). “Pengunjung usia di bawah 12 tahun harus menunjukkan hasil negatif antigen H-1/PCR H-2,” demikian bunyi Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1122 tentang PPKM Level 3.

Ketentuan dalam kepgub terbaru itu berlaku mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021. Perhotelan juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan kapasitas maksimal yang diizinkan adalah 50 persen dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi tersebut yang diperbolehkan masuk. (Ant)

Lihat juga...