Diprotes Warga, Pengerjaan Tanggul Sungai di Desa Korololama Morowali Utara Dihentikan

Salah seorang pekerja mengerjakan tanggul sungai di Desa Korololama, Kecamatan Petasia, Kamis (2/9/2021) - Foto Ant

MOROWALI UTARA – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ,menghentikan pembangunan tanggul sungai di Desa Korololama, Kecamatan Petasia. Kebijakan tersebut diambil, setelah diprotes warga, sebab dinilai tidak mengakomodasi kepentingan mereka.

“Mulai hari ini tidak boleh ada kegiatan di lokasi itu. Harus dihentikan dulu,” kata Wakil Bupati Morowali Utara, Djira K, dalam rapat terbatas bersama instansi terkait dan perangkat Desa Korololama di ruang kerja wabup setempat di Morowali Utara, Kamis (2/9/2021).

Langkah tersebut diambil, sebagai bentuk respons terhadap aduan warga, yang melayangkan protes secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Selama dihentikan sementara, diperintahkan instansi terkait mengkaji asas manfaat dan peruntukan pembangunannya, apakah tepat sasaran atau tidak. “Semua kegiatan harus dihentikan dulu. Perlu ada kajian secara komprehensif. Kita harus mengambil kebijakan yang tepat,”ujarnya.

Proyek pembangunan tanggul sungai tersebut memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Morowali Utara Tahun Anggaran 2021, dengan nilai pagu Rp193,05 juta. Dari total nilai proyek itu, CV Gamananda Pratama selaku perusahaan yang ditunjuk mengerjakan proyek dengan durasi kerja 120 hari tersebut, sudah mencairkan lebih dari Rp57 juta.

Sekretaris Desa Korololama, Poiwo Pangale, usai pertemuan itu mengemukakan, pembangunan tanggul sungai menjadi bermasalah karena lokasinya tidak sesuai usulan masyarakat. Ketika proyek di bawah Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Morowali Utara itu mulai dikerjakan, tidak ada koordinasi sama sekali dengan pihak desa. “Tidak ada pemberitahuan. Kita tidak tahu kalau ada proyek pembangunan tanggul sungai itu,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...