Distan : Januari-Agustus 2021 Produksi Beras di Lebak Capai 197.965 Ton

LEBAK — Produksi beras di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kembali meningkat hingga mencapai 197.965 ton dari sebelumnya 166.649 ton, sehingga ketersediaan pangan di daerah itu surplus.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Rabu mengatakan  produksi beras lokal sebanyak 197.965 ton tersebut dari hasil panen Januari sampai Agustus 2021 sedangkan produksi 166.649 ton merupakan hasil panen Januari-Juni 2021..
Bahkan, produksi beras pada Agustus 2021 tersebut dilaporkan surplus sampai sembilan bulan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Lebak 1,3 juta jiwa.

“Kami menjamin persediaan beras relatif aman dan mencukupi sampai tahun 2022,” kata​​​​​​​nya.
Menurut dia,  kebutuhan beras sepanjang 2021 sebanyak 147.428 ton atau rata-rata per bulan 12.286 ton.

Dengan demikian, kata dia, kebutuhan konsumsi beras dari Januari sampai Agustus 2021 sebanyak 85.999 ton.

Karena itu, produksi beras sampai Agustus 2021 surplus 111.966 ton atau surplus selama sembilan bulan ke depan.

“Kami yakin produksi beras itu dipastikan terus meningkat,karena panen hingga Desember mendatang, ” jelasnya.

Menurut dia, pertanian pangan hingga kini di Kabupaten Lebak masih menjadikan andalan perekonomian petani, sebab sangat menguntungkan.

Jika produktivitas padi sebanyak enam ton per hektare dengan harga Rp5.000 per kg gabah kering pungut (GKP) maka petani bisa mendapatkan sekitar Rp30 juta selama empat bulan.

Pendapatan sebesar itu, katanya, petani bisa meraup keuntungan bersih Rp20 juta per hektare setelah dipotong biaya produksi yang rata-rata mencapai Rp10 juta per hektare.

“Kami minta petani terus meningkatkan produktivitas sehingga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Sukabungah Kabupaten Lebak Ruhyana mengatakan pihaknya kini mampu memproduksi beras dari petani setempat sebanyak 30 ton per bulan hingga menggulirkan uang sekitar Rp270 juta dari harga Rp 9.000/kg.

“Kita setiap bulan memasok beras lokal ke Pasar Rangkasbitung,” katanya. [Ant]

Lihat juga...