Jadi Distributor Makanan Ringan, Raup Untung Puluhan Juta

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Bisnis makanan ringan (snack) kiloan kini kian menjanjikan dan prospektif. Deni Sumarna (47), pemilik usaha aneka makanan ringan asal Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku bisa meraup untung Rp15 juta sampai Rp20 juta sebulan.

“Saya sekarang ini posisinya sudah sebagai distributor, snack langsung dari pabrik. Dan saya juga sudah punya banyak mitra-mitra di bawah, mereka kalau ambil barang ya dari saya, makanya keuntungan saya besar,” ujar Deni kepada Cendana News, Selasa (28/9/2021) di toko miliknya.

Deni mengatakan, bahwa semula ia juga memulai usaha makanan ringan tersebut dari bawah, lalu sekitar tiga tahun berselang, ia menemukan jalan untuk naik kelas dan berbisnis langsung dengan produsen.

“Nasib saya baiklah. Intinya saya bangun jejaring, dan akhirnya diperkenalkan dengan pabrik, dari situ saya mulai jadi distributor utama dan terbesar di Ciparay ini,” kata Deni.

Saat ini Deni mengaku memiliki kurang lebih 250 mitra di bawah atau ritel yang selalu memasok barang darinya. Umumnya mereka, kata Deni adalah para pedagang kios di pasar-pasar.

“Mitra saya ini bukan hanya dari Ciparay, tapi dari Banjaran, Majalaya, Arjasari juga ada. Jadi mereka tinggal pesan, kita kirim barangnya. Alhamdulillah, bisnis ini lancar,” tukas Deni.

Ia pun menyebut sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin menjadi mitra dagangnya. Deni bahkan menjamin, harga yang ditawarkannya jauh lebih rendah dari banyak distributor lain di wilayah Kabupaten Bandung.

“Kalau mau bermitra silakan saja. Cuma ada syarat pembeliannya, nanti tinggal datang saja ke toko kemudian dijelaskan,” papar Deni.

Di tempat yang sama, Diana Rianti, salah seorang mitra dagang Deni, asal Desa Cangri, Ciparay mengakui bahwa harga modal yang ditawarkannya sangat bagus, sehingga margin yang bisa diambil oleh mitra cukup besar.

“Selain murah, di sini juga lengkap snack-nya, yang manis ada banyak variannya, yang asin juga, yang pedas apa lagi, pokoknya saya sih puas,” kata Diana.

Menurut Diana, penyuka snack datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, orang dewasa, laki-laki, dan perempuan. Di samping itu, semua orang dari kalangan atas sampai bawah menyukai snack.

“Makanya bisnis ini sangat menjanjikan sekali. Modalnya juga sebetulnya tidak terlalu besar, dan risiko gagalnya jauh lebih kecil karena snack tidak mudah basi seperti makanan basah,” pungkas Diana.

Lihat juga...