Jaga Kualitas Daging Ikan Tetap Segar dengan Es Balok

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Berbagai alat digunakan sebagai sarana pengawet untuk menjaga kualitas daging ikan. Namun konsumsi listrik yang tinggi membuat nelayan memakai es balok sebagai pengawet alternatif.

Es balok disediakan Gatot Sanoto di pasar Gudang Lelang, Bumi Waras, Bandar Lampung. Es balok sebutnya berguna untuk memperpanjang daya simpan daging ikan.

Gatot Sanoto bilang sebelum ikan diolah menjadi berbagai bahan kuliner, perlu diawetkan. Menghindari penggunaan zat berbahaya seperti formalin, nelayan beralih ke es balok. Harga terjangkau dan praktis untuk dibawa menjadikan es balok jadi solusi bagi nelayan, pelaku usaha penyedia bahan kuliner berbahan daging ikan laut.

Kebutuhan es sebutnya rata rata mencapai lima balok. Gatot Sanoto menjual es balok seharga Rp35.000 dan bisa dibelah menjadi dua bagian. Satu es balok dipergunakan untuk dua unit boks penyimpan ikan laut. Pemakaian es balok dalam pengawetan daging ikan sebutnya banyak disukai pelanggan. Sebab kualitas daging ikan tetap terjaga tanpa memakai bahan kimia.

“Ikan yang diawetkan memakai es balok telah dilakukan oleh nelayan sejak berada di atas perahu, lalu saat proses pelelangan dan penjualan tetap memakai es balok dengan tingkat pendinginan masih sempurna sehingga bisa tetap dijual dalam kondisi segar,” terang Gatot Sanoto saat ditemui Cendana News, Sabtu sore (4/9/2021).

Gatot Sanoto bilang pasokan es sangat diperlukan dalam bisnis perikanan. Sejumlah pelaku usaha kuliner sebutnya ingin mendapatkan ikan laut dalam kondisi segar. Sejumlah pedagang kuliner boga bahari (seafood) memanfaatkan es balok agar ikan tetap segar saat dipilih konsumen. Sebagian penyedia daging ikan giling juga memilih ikan laut segar untuk menjaga kualitas.

Rusmanto mengeluarkan ikan laut segar dari kotak penyimpan es balok dan ikan segar di pasar Gudang Lelang, Bumi Waras, Bandar Lampung, Sabtu (4/9/2021). -Foto Henk Widi

Rusmanto, pedagang ikan di pasar Gudang Lelang menyebut es balok digunakan untuk pengawetan ikan laut. Pelanggan ikan yang dijual sebutnya dominan pemilik usaha warung makan. Jenis ikan yang dijual meliputi ikan selar, ikan tengkurungan, ikan kembung sate. Berbagai jenis ikan laut tersebut tetap segar karena disimpan dalam kotak berpendingin.

“Kami bisa mempergunakan cold storage namun biaya pemakaian listrik tinggi sehingga memakai es balok,” ulasnya.

Menjaga kualitas ikan laut sebut Rusmanto mutlak dilakukan. Sebab ikan dalam kondisi segar bisa dijual dengan harga stabil. Ikan laut segar sebutnya bisa dijual mulai harga Rp25.000 hingga Rp45.000 perkilogram. Berbagai jenis ikan laut segar sebutnya selain digunakan pedagang kuliner, dibeli pedagang ikan giling. Jenis bahan ikan giling berupa baji baji, kuniran hingga jolot.

Penggunaan es balok sebut Rusmanto bisa digunakan maksimal dua hari. Es balok tersebut akan lebih tahan lama tanpa digiling. Agar lebih awet es balok hanya dipergunakan dengan cara membelah menjadi dua. Pemakaian es balok yang digiling sebutnya hanya diaplikasikan pada boks ikan yang akan didistribusikan. Penggunaan es balok yang digiling digunakan pelele atau pedagang keliling memakai styrofoam.

“Es balok yang digiling kerap dipergunakan untuk menyimpan ikan laut segar yang akan dijual keliling,” ulasnya.

Penyedia daging ikan giling baji baji, Herdian, menyebut daging ikan perlu didinginkan sebelum diolah. Proses pendinginan ikan laut segar akan mengawetkannya sebelum digiling. Setelah menjadi ikan giling, daging ikan bisa disimpan dalam kemasan plastik lalu disimpan. Penyimpanan memakai cold storage dilakukan untuk jumlah banyak. Saat stok hanya puluhan kilogram, ia memilih memakai boks styrofoam yang diberi es balok.

Lihat juga...