Jalur Wisata Baturaden Mulai Ramai, Timbulkan Kemacetan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Jalur menuju wisata Baturaden di Kabupaten Banyumas mulai ramai dan dipadati kendaraan hingga menimbulkan kemacetan. Untuk mengurai kemacetan serta membatasi kepadatan kendaraan, jajaran Sat Lantas Polresta Banyumas mulai memberlakukan sistem ganjil-genap menuju Lokawisata Baturaden di akhir pekan.

Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Ari Prayitno mengatakan, kepadatan arus lalu-lintas di sepanjang jalur menuju Lokawisata Baturaden sudah mulai terjadi pada pekan kemarin. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk memberlakukan sistem ganjil-genap mulai akhir pekan pada pekan depan.

Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Ari Prayitno dijumpai di kantor Sat Lantas Polresta Banyumas, Minggu (19/9/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Mulai pekan depan akan kita terapkan sistem ganjil-genap pada jalur ke Baturaden, khususnya untuk hari Sabtu dan Minggu. Jadi hari Sabtu hanya kendaraan nomor ganjil yang boleh naik dan hari Minggunya kendaraan dengan plat nomor genap yang diperbolehkan naik, di luar ketentuan tersebut, kendaraan akan kita minta putar balik,” terang Kasat Lantas, Kompol Ari Prayitno, Minggu (19/9/2021).

Sistem ganjil-genap ini, selain untuk membatasi jumlah kendaraan yang naik ke Lokawisata Baturaden, juga sebagai upaya untuk mengurangi kerumunan pengunjung.

Mengingat saat ini masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga arus kendaraan ke tempat wisata juga harus dibatasi.

Hanya saja, lanjut Kompol Ari, aturan ganjil-genap tidak berlaku bagi warga di sekitar kawasan Lokawisata Baturaden. Aktivitas warga setempat, misalnya yang hendak pergi ke pasar atau ke tempat lain, tetap diperbolehkan.

Untuk sosialisasi pemberlakukan ganjil-genap pada akhir tekan, akan mulai dilaksanakan pekan ini, supaya pengunjung bisa menyesuaikan dengan aturan tersebut.

Dari pantauan di lapangan, jalur ke arah Lokawisata Baturaden mulai terjadi kemacetan sejak pagi hari pukul 10.00 WIB.

Kemacetan bahkan terjadi mulai dari perempatan lampu merah Sumampir, berlanjut hingga perempatan lampu merah Pabuaran dan terus menuju ke atas hingga ke pintu masuk kawasan Baturaden. Dan pada menjelang siang hari, arus kendaraan yang turun juga terjadi kemacetan.

Kendaraan yang memadati jalur ke tempat wisata tersebut tidak hanya dari Banyumas dan sekitarnya saja, tetapi juga mulai banyak kendaraan dari luar kota.

Salah satu pengunjung yang turun dari arah Baturaden, Robi mengatakan, ia sudah hampir satu jam terjebak kemacetan di Jalan Raya Baturaden. Sebenarnya ingin memutar balik di pertigaan Pabuaran, namun arus kendaraan dari bawah menuju ke atas juga sudah sangat padat.

“Mau putar balik sudah susah, tadi salah ambil jalan turun, harusnya lewat jalur barat yang melalui jalan alternatif, kemungkinan tidak terlalu macet. Kalau jalur utama ini macetnya sudah dari atas dan hingga masuk wilayah Kota Purwokerto masih macet juga,” tuturnya.

Lihat juga...