Jembatan Rusak di Desa Sungai Kupang, Hambat Distribusi Hasil Pertanian

BANJARMASIN  – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, Syamsuri Arsyad, menindaklanjuti laporan warga dan melihat langsung kondisi jembatan dan jalan yang rusak di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan.

“Menurut laporan dari warga sekitar, jembatan tersebut dulu jalur jalan desa ini bisa dilewati roda empat, namun saat ini mengalami beberapa kerusakan,” katanya di Sungai Kupang, Jumat.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Teddy Sutedjo, ia datang ke lokasi jembatan yang berada di kilometer 12 ruas Jalan Raya Daha.

Kerusakan tersebut karena beberapa tulang jembatan yang patah akibat lapuk termakan usia, sehingga banyak yang tidak berani melewatinya lagi.

Dampaknya, warga yang membawa hasil kebun mereka terpaksa harus memutar atau mengangkutnya bertahap dengan kendaraan roda dua.

Ia pun meminta Dinas PUTR HSS untuk secepatnya bisa mengusahakan perbaikan jembatan tersebut, paling tidak untuk sementara bisa dilewati dengan aman oleh warga dalam dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

“Kami mengharapkan warga bersabar, semoga nanti bisa dianggarkan pada tahun berikutnya. Jembatan ini sendiri merupakan ruas jalan alternatif yang menghubungkan Desa Sungai Kupang-Lungau,” katanya.

Selain meninjau jembatan, Wabup juga meninjau kondisi Jalan Muhara Biti, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan.

Peninjauan kondisi jalan sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer dan menghubungkan antara Desa Sungai Kupang dan Desa Lungau, Kecamatan Kandangan.

Sebagaimana permintaan masyarakat Desa Sungai Kupang yang menginginkan perbaikan jalan, karena kondisi jalan yang sudah rusak.

Dari hasil peninjauan ini, selain kondisi jalan yang sudah rusak dan di beberapa titik kerap tergenang saat banjir melanda, serta ada lima jembatan kayu di sepanjang jalan yang kondisinya mulai lapuk dimakan usia. (Ant)

Lihat juga...