Kelezatan Aneka Olahan Babat Sapi Bertekstur Kenyal

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Babat merupakan bagian dari jeroan sapi, tepatnya bagian lambung, yang bertekstur kenyal. Ada banyak olahan makanan yang menggunakan bahan baku tersebut, mulai dari babat gongso, gulai, tongseng hingga soto babat.

“Babat menjadi salah satu bahan baku yang sering saya buat aneka olahan makanan. Termasuk salah satunya tumis tahu babat saus teriyaki. Selain mudah membuatnya, bahan yang digunakan juga mudah didapatkan,” papar penggemar masakan babat, Ayu Mustika, saat ditemui di rumahnya, di Semarang, Sabtu (4/9/2021).

Dijelaskan, untuk membuat olahan tersebut, bumbu yang digunakan berupa bawang merah 4 siung, bawang putih 4 siung, cabai merah keriting, cabai hijau , tomat hijau, daun salam 2 lembar, daun jeruk, laos, saus teriyaki, kecap, garam dan penyedap rasa. Sementara, untuk bahan masakan berupa babat dan tahu kecil.

“Cara membuatnya, setelah dicuci bersih, rebus babat selama kurang lebih 30 menit hingga empuk. Jangan lupa dipotong kecil-kecil, agar memudahkan saat memakannya,” papar ibu dua anak tersebut.

Penggemar masakan babat, Ayu Mustika, saat menunjukkan cara mengolah masakan ketika ditemui di rumahnya, di Semarang, Sabtu (4/9/2021). -Foto Arixc Ardana

Jika sudah siap semua, kemudian panaskan minyak, masukkan bumbu yg sudah disiapkan, tumis hingga layu dan harum. Selanjutnya, masukkan babat dan potongan tahu. Aduk sampai rata, lalu tambahkan saus teriyaki, kecap, dan penyedap rasa sesuai selera.

“Tambahkan sedikit air agar saus tidak mengental, aduk hingga rata. Jangan lupa cicipi terlebih dulu, jika sudah pas, berarti tumis tahu babat sudah siap disajikan,” terangnya.

Diungkapkan, babat sapi merupakan bahan makanan yang memiliki rasa yang khas dan cukup digemari. Namun dalam pengolahannya, babat tidak boleh diolah secara sembarangan, sebab memiliki tekstur yang cukup alot.

“Paling mudah, dalam pengolahannya, babat direbus dengan panci presto agar empuk. Namun jika tidak memiliki panci presto, ya harus direbus dengan tempo yang cukup lama, supaya empuk. Selain itu, juga harus dicuci bersih, jika perlu disikat, agar kotoran yang menempel bisa hilang,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Widiyanti, dipaparkan babat memang menjadi salah satu olahan favorit masyarakat, termasuk di Semarang. Apalagi, ada olahan khas dari ibu kota Jateng tersebut, dengan bahan baku babat sapi.

“Di Semarang, paling banyak ditemukan sajian babat gongso. Agar daging babat ini empuk, saat direbus bisa ditambahkan dengan jahe dan garam agar tidak alot,” terangnya.

Babat yang sudah dipotong kecil-kecil tersebut, kemudian digongso atau ditumis dengan bermacam bumbu rempah, gula jawa, kecap manis, garam, dan air hingga meresap sempurna.

“Jangan lupa ditambahkan potongan tomat dan kubis atau kol, pada sajian babat gongso. Rasanya enak, manis pedas, sementara tambahan kubis dan tomat, memberikan kesegaran dimulut, agar tidak terlalu jenuh,” ucapnya.

Ada juga olahan lain dari babat yang lebih mudah lagi, yakni babat goreng sambal korek. Proses pengolahan dan bumbu yang dibutuhkan pun juga cukup sederhana.

“Babat yang sudah direbus hingga empuk, cukup digoreng dan disajikan dengan sambal korek dan aneka lalapan seperti mentimun, kubis, dan kemangi,” lanjut warga Tembalang Semarang tersebut.

Untuk sambel korek, cara membuatnya juga mudah. Ulek cabai merah, bawang merah – putih, ditambahkan sedikit garam. Kemudian panaskan minyak goreng, dan siramkan kedalam sambal yang sudah dibuat.

“Aduk rata dan koreksi rasa. Sambal korek pun siap disantap, sebagai cocolan untuk babat goreng,” pungkasnya.

Lihat juga...