Kemenag Situbondo Kembali Buka Pendaftaran Calhaj

Editor: Makmun Hidayat

SITUBONDO — Pendaftaran calon jemaah haji kembali dibuka untuk jemaah baru yang akan melaksanakan ibadah di tanah suci Makkah. Hal ini dikarenakan penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Situbondo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Misbakhul Munir mengatakan, kesempatan bagi warga yang akan melaksanakan ibadah haji, pendaftaran pemberangkatan kembali dibuka pada bulan ini.

“Pendaftaran baru bagi jemaah kembali kami buka, setelah beberapa bulan sebelumnya tidak ada pelayanan pendaftaran ibadah haji, akibat meningkatnya kasus Covid-19,” ujar Misbakhul munir kepada Cendana News, saat dikonfirmasi melalui media telepon di wilayah Desa Karangasem, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Minggu (5/9/2021).

Munir menyebutkan, sebagian masyarakat di Kabupaten Situbondo masih belum mengetahui tentang pembukaan pendaftaran jemaah haji saat ini. Melalui kasi haji dan penyuluh agama di desa, informasi tersebut disampaikan kepada masyarakat.

“Informasi ini selaras dengan peluang jemaah haji dari Indonesia, yang kembali mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji oleh pejabat pemerintahan Saudi Arabia,” ucapnya.

Munir mengaku, bahwa jemaah haji yang sempat tertunda saat akan melakukan pemberangkatan di tahun 2021, menurutnya ia akan bisa melakukan perjalanan ibadah haji pada kesempatan tahun 2022 nanti.

“Sebanyak 600 lebih jemaah dari Situbondo yang tertunda untuk berangkat pada tahun 2020 kemarin. Namun, apabila ada pengumuman resmi di tahun 2022 nantinya, bahwa pemberangkatan bisa dilaksanakan, maka bagi jemaah yang sudah melaksanakan pelunasan di tahun 2020, akan diprioritaskan untuk berangkat ke Makkah,” jelasnya.

Munir mengaku, kuota jemaah haji akan menjalani pemberangkatan haji sebanyak 100 persen. Sebanyak 600 jemaah haji yang tertunda keberangkatannya, akan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berangkat.

“Kuota di Situbondo nantinya secara keseluruhan bisa berangkat, apabila informasi resminya di tahun 2022 bisa melaksanakan pemberangkatan jemaah haji. Maka dari itu, nantinya menunggu informasi dari pusat ke provinsi, kemudian dari provinsi ke kabupaten tentang jadwal keberangkatan jemaah haji,” ungkapnya.

Munir menyebutkan, ketentuan lain dari keberangkatan jemaah haji yang menjadi dasar penting untuk bisa menunaikan ibadah haji. Karena saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19.

“Para jemaah yang bisa melaksanakan ibadah haji, mereka yang sudah melaksanakan vaksinasi ke tiga. Ketentuan lain masih belum kami ketahui, seperti batas usia yang diperbolehkan berangkat, atau ketentuan lain masih belum kami tahu lebih lanjut,” ucapnya.

Secara terpisah, Kurniadi, jemaah haji yang tertunda melaksanakan ibadah haji di tahun 2020 mengucapkan, sebagian informasi sudah diterima tentang keberangkatan haji di tahun 2022. Namun, sebagian masih belum pasti, hanya kloter kemarin yang tertunda keberangkatannya akan berangkat di tahun 2022 nanti.

“Keberangkatan pastinya masih belum kami ketahui, namun informasi seperti Arab kembali membuka kesempatan untuk jemaah haji dari Indonesia, bisa menuaikan ibadah haji lagi yang kemarin sempat ditutup untuk jemaah dari Indonesia,” ucapnya.

Lihat juga...