Lezatnya Ikan Way Asahan yang Digoreng Warga Desa Pesuruhan Lampung Selatan

Editor: Maha Deva

Ikan sungai atau iwak kali hasil menjaring dengan seser di sungai Way Asahan dan sudah digoreng kering oleh Lisdaryanti di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (25/9/2021) - foto Henk Widi

LAMPUNG – Ikan sungai, menjadi salah satu lauk makan yang sangat digemari oleh warga yang tinggal di bantaran Sungai atau Way Asahan. Jenis ikan yang biasa didapatkan di way Asahan adalah, wader, palau, sili, sepat, udang hingga ikan gabus dan lele.

Lisdaryanti, salah satu warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, menggoreng ikan sungai hasil tangkapan suami memakai jaring dan bubu. Ikan goreng hanya membutuhkan bumbu bawang putih, garam dan bawang merah.

Setelah dibersihkan, campurkan bumbu ke ikan sungai. Bumbu digunakan untuk menambah rasa gurih dan lezat dari ikan yang digoreng. “Memasak ikan sungai dengan tekhnik mengungkep memakai alat presto lalu digoreng akan menghasilkan ikan duri lunak, sehingga aman bagi anak-anak, ikan sungai juga bisa diolah dengan cara dipepes memakai daun pisang sehingga memiliki rasa yang khas,” ujar Lisdaryanti saat ditemui Cendana News, Sabtu (25/9/2021).

Sungai Way Asahan, tempat warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan mencari ikan, Sabtu (25/9/2021) – Foto Henk Widi

Sebelum digoreng, ikan terlebih dahulu ditiriskan dari air bumbu, agar saat digoreng minyak tidak memercik. Gunakan api ukurang sedang saat menggoreng untuk mendapatkan ikan yang kering sempurna. Saat digoreng bisa ditambahkan tepung, untuk menambah lezat dan garing. Ikan sungai, kebanyakan berukuran kecil, karena tidak dibudidayakan.

Meski berukuran kecil, namun rasa renyah dan garing bisa didapatkan setelah digoreng. “Sungai Way Asahan masih bersih mengalir dari Gunung Rajabasa sehingga ikan yang diperoleh segar dan menyehatkan,” ujarnya.

Selain digoreng, ikan dari Way Asahan bisa juga dipepes. Pemepesan dilakukan dengan memanfaatkan parutan kelapa, beragam bumbu, dan daun kemangi yang menyegarkan.

Natanel, sang sang anak dari Lisdarytanti dan Wira Perdana sang keponakan menyebut, sangat menyukai ikan dari Way Asahan. “Ikan sungai lebih renyah dan gurih, karena digoreng garing sehingga bisa dinikmati dengan nasi hangat,” ujar Natanel.

Lihat juga...