Manggleng Singkong ala Banyumas, Gurih dan Renyah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Singkong atau ketela pohon merupakan jenis umbi yang harganya murah, namun bisa dibuat berbagai macam hidangan. Salah satunya adalah manggleng atau keripik singkong namun dengan ukuran lebih tebal dari keripik.

Di Kabupaten Banyumas, camilan manggleng ini sangat familiar dan banyak digemari oleh masyarakat. Disamping harganya yang murah, cara membuatnya juga mudah dan sederhana.

Salah satu penjual manggleng di Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Ira mengatakan, dalam satu hari puluhan bungkus manggleng terjual. Untuk kemasan satu kantong plastik manggleng, Ira menjual dengan harga Rp 10.000.

“Setiap hari mengolah manggleng minimal 20 bungkus, karena pasti habis, satu orang bisa membeli sampai 2-3 bungkus,” tuturnya, Sabtu (18/9/2021).

Lebih lanjut Ira menjelaskan, membuat manggleng cukup mudah. Awalnya singkong dicuci bersih kemudian dipotong dengan panjang sekitar 5 sentimeter, lalu dikukus hingga matang. Setelah matang dan singkong menjadi lunak, diamkan sebentar sampai dingin, setelah itu baru dipotong tipis-tipis.

Untuk memberikan rasa gurih, Ira memberikan bumbu bawang putih, garam serta ketumbar yang dihaluskan. Irisan singkong dimasukkan dalam bumbu tersebut yang sudah diberi air. Kemudian baru digoreng sampai kecoklatan dan kering.

“Irisan singkong tidak perlu dijemur terlebih dahulu, karena sebelumnya singkong sudah dikukus sampai empuk, jadi tanpa dijemur, manggleng sudah renyah dan tidak keras,” katanya.

Selain manggleng gurih-asin, Ira juga menjual manggleng dengan rasa pedas-manis. Untuk memberikan rasa pedas, bumbu yang digunakan adalah cabai merah serta gula jawa dan sedikit garam yang dihaluskan.

“Kalau untuk manggleng yang pedas-manis, cara membuatnya sama dengan manggleng gurih-asin biasa, hanya setelah digoreng, kemudian diberi bumbu tambahan ulegan cabai dan gula jawa yang sudah ditumis terlebih dahulu,” jelasnya.

Salah satu penggemar manggleng di Kota Purwokerto, Bambang mengatakan, ada dua jenis manggleng yang banyak dijual di Purwokerto. Pertama manggleng yang tidak dijemur tetapi dikukus terlebih dahulu dan kedua manggleng yang dijemur sebelum digoreng.

Untuk manggleng yang dijemur terlebih dahulu ini, singkong tidak melalui proses dikukus, tetapi singkong yang sudah dikupas langsung dipotong-potong dan dijemur. Biasanya memotongnya menggunakan alat tertentu sehingga ukuran ketebalannya sama.

“Kalau dari sisi rasa sama-sama gurih dan renyah, hanya saja untuk manggleng yang melalui proses penjemuran terlebih dahulu biasanya lebih tipis-tipis. Namun, kalau saya lebih suka manggleng yang sedikit tebal, yaitu yang dikukus terlebih dahulu, karena rasa singkongnya lebih terasa,” ucap Bambang.

Lihat juga...