Masih 131.000 Warga di Yogyakarta Belum Divaksin

Vaksinasi yang dilakukan di salah satu sentra vaksinasi di Kota Yogyakarta yaitu di XT-Square, Senin (2/8/21) - Foto Ant
YOGYAKARTA – Hasil penyisiran data, di Yogyakarta masih ada sekira 131.000 warga yang belum divaksin. Saat ini data tersebut sedang di sisir oleh Rukun Tetangga (RT), yang kemudian ditindaklanjuti Pemkot Yogyakarta, dengan menggelar vaksinasi.
Vaksinasi data hasil penyisiran dilakukan di tingkat kampung. “Vaksinasi dilakukan di tingkat kampung. Tujuannya untuk mendekatkan akses masyarakat memperoleh layanan vaksinasi,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Sabtu (11/9/2021).
Layanan vaksinasi tersebut salah satunya digelar di SD Negeri Tegalrejo 1, yang ditujukan kepada warga dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Yogyakarta, yang berdomisili di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo. “Dari pemetaan awal, dimungkinkan sekitar 20 persen warga yang belum vaksinasi tersebut tidak berada di Kota Yogyakarta,” katanya.

Heroe berharap, penyisiran ulang data tersebut dapat mempercepat upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memastikan seluruh warga Kota Yogyakarta yang wajib vaksinasi, dalam hal ini berusia lebih dari 12 tahun, mendapat vaksinasi. “Harapannya, vaksinasi bisa diselesaikan September ini,” tandas Heroe, yang menyebut sudah 63 persen warga Kota Yogyakarta mendapat vaksinasi COVID-19.

Capaian vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta, hingga saat ini sudah menyasar sekira 500.000 warga, termasuk warga dari luar daerah. “Setelah seluruh warga Kota Yogyakarta tersebut sudah divaksin, kami akan fokus pada warga yang berdomisili di Yogyakarta namun belum divaksin,” katanya.

Saat ini, warga dari luar daerah yang berada di Kota Yogyakarta juga bisa mengakses layanan vaksinasi di sejumlah sentra vaksinasi seperti, XT-Square, PDAM Tirtamarta, dan SAM Negeri 7 Yogyakarta. Sebelumnya, warga diminta mendaftar melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). (Ant)

Lihat juga...