Masih Banyak yang Tidak Tertib, Dishub Palu Bentuk Satgas Penertiban Parkir Tepi Jalan

Petugas Dinas Perhubungan berdiri di samping kendaraan yang melanggar ketentuan parkir di tepi jalan di kawasan Jalan DR Abdurahman Saleh Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (19/9/2021) - Foto Ant

PALU – Dinas Perhubungan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban Parkir di tepi jalan. Hal itu untuk mewujudkan keamanan kendaraan dan kenyamanan masyarakat, dalam menggunakan fasilitas umum.

“Apa yang kami lakukan adalah bagian dari perbaikan tata kelola perparkiran di tepi jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Moh Arif Lamakarate, Minggu (19/9/2021).

Ia menyebut, masih banyak warga memarkir kendaraan, khususnya kendaraan roda empat, di sembarang tempat. Trotoar jalan yang seharusnya menjadi ruang bagi pejalan kaki, justru dimanfaatkan menjadi tempat parkir kendaraan.

Oleh karena itu, sesuai dengan Keputusan Wali Kota Palu Nomor 551.1/168.2/DISHUB/2021 tentang Satuan Tugas Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban Parkir di Wilayah Kota Palu tertanggal 14 Januari 2021, petugas melakukan razia, terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir. “Trotoar dibangun untuk pejalan kaki, bukan tempat parkir, begitu pula ruang-ruang sebagai tempat darurat, seperti ruang tempat pengambilan air mobil pemadam kebakaran harus steril dari kegiatan parkir,” tandas Arif.

Satgas, memiliki sejumlah tugas pokok seperti, melakukan patroli pengendalian dan pengawasan secara berkala, yang dilakukan setiap hari. Melakukan pembinaan dan penertiban parkir yang tidak sesuai peruntukan.

Melaksanakan penertiban parkir liar dan melaksanakan pembinaan serta pengawasan terhadap juru parkir. “Satgas berperan menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat terhadap pelanggaran perparkiran di Kota Palu. Laporan dapat disampaikan melalui pesan singkat atau WhatsApp di nomor 081-355-591-719,” papar Arif.

Satgas juga berwenang melaksanakan tindakan hukum, yakni berupa pembuatan berita acara denda atau tindakan lain, yang dipandang perlu atas pelanggaran parkir sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk, memberikan sanksi atas pelanggaran kewajiban juru parkir, serta melaporkan kegiatan pengendalian dan pengawasan parkir secara berkala kepada kepala daerah. “Kami berharap melalui kegiatan Satgas Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban Parkir dapat tercipta kelancaran berlalu lintas di Kota Palu,” pungkas Arif. (Ant)

Lihat juga...