Masih Merawat 10 Orang, Fasilitas Isolasi COVID-19 Terapung Kota Sorong Diperpanjang

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong. Ruddy Rudolf Lakku - Foto Ant
SORONG – Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyebut, masih ada 10 orang pasien COVID-19 yang dirawat di fasilitas isolasi COVID-19 terapung di KM Sirimau. Hal itu membuat pelayanan fasilitas isolasi terapung tersebut diperpanjang hingga dua pekan kedepan.
“Masih ada 10 orang pasien menjalani isolasi, sehingga program isolasi apung di KM Sirimau akan diperpanjang dua pekan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, Senin (13/9/2021).
Program isolasi terapung di kota Sorong tetap berjalan, meskipun kebijakan PPKM daerah tersebut telah turun ke level 2. Hal itu dikarenakan, saat ini Kota Sorong tidak mau lengah dalam penanganan COVID-19. Dan dari pertimbangan Wali Kota, selaku kepala daerah, setelah satu bulan program isolasi terapung berjalan, yaitu 24 September 2021 nanti, keberadaanya akan diperpanjang dua pekan lagi. “Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadinya lonjakan kasus karena pandemi COVID-19 ini belum berakhir,” ujarnya.

Pemerintah daerah, telah menyiapkan surat untuk diajukan kepada Menteri Perhubungan, agar pemanfaatan kapal KM Sirimau, sebagai tempat isolasi apung di kota Sorong diperpanjang. “Kasus positif di kota Sorong sudah berkurang jauh di bawah standar nasional, sehingga diharapkan masyarakat agar terus menerapkan protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...