Mulai Awal Oktober Disdikpora Kulon Progo gelar PTM

Suasana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sebuah sekolah di Banjarmasin, Senin (12/7/2021). ANTARA

KULON PROGO – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di awal Oktober 2021.

Kebijakan tersebut diambil, seiring tingginya capaian vaksinasi pelajar di daerah tersebut yang telah mencapai 95 persen. “Kami memberikan izin bagi sekolah yang sudah terverifikasi dan memenuhi syarat untuk menggelar pembelajaran tatap muka, khususnya sekolah menengah pertama (SMP),” kata Kepala Disdikpora Kulon Progo, Arif Prastowo, Minggu (26/9/2021).

Disdikpora disebutnya, terus melakukan berbagai persiapan dan pengawasan, untuk mendukung terselenggaranya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Termasuk melakukan upaya vaksinasi kepada murid dan guru, yang saat ini diklaim telah mencapai angka 95 persen.

Kepala Disdikpora Kulon Progo, Arif Prastowo – Foto Ant

“Kesiapan ini terdiri dari dua hal. Kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh setiap sekolah, baik SD maupun SMP. Kemudian, kesiapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dengan protokol pencegahan penularan COVID-19,” jelasnya.

Namun demikian, kesiapan pelaksanaan PTM tingkat sekolah dasar (SD) maupun PAUD, selain SMP, juga menjadi fokus dari disdikpora, karena belum semua siswa PAUD sampai dengan SD menerima suntikan vaksin COVID-19.

“Sebagian besar muridnya belum mendapatkan vaksinasi COVID-19. Untuk SD, beberapa muridnya, khususnya kelas enam, sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Kami juga menekankan ke pihak sekolah jika PTM digelar secara terbatas,” kata Arif.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan, vaksin bagi pelajar di daerah itu sudah tercapai 95 persen. Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), masih terus dievaluasi seiring perkembangan penambahan kasus COVID-19 di wilayah sekolah berada. “Kami mengingatkankan bahwa PTM bukan merupakan keputusan final, PTM tetap dilaksanakan, tetapi ada evaluasi secara bertahap,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...