Nikmatnya Ubi Hitam Bertabur Parutan Kelapa

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Ubi hitam merupakan salah satu makanan tradisional yang biasa dijual di sore hingga malam hari oleh para pedagang ikan bakar dan makanan lokal yang tersebar di beberapa sudut Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ubi hitam memang enak dimakan dengan cara mencampurinya dengan kelapa parut,” sebut Maria W. Parera, warga Kelurahan Wairotang, Kabupaten Sikka, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (4/9/2021).

Cara membuatnya, ubi hitam yang dibeli dari pasar harus dicuci bersih terlebih dahulu menggunakan air lalu dikukus di dandang hingga matang.

Maria W. Parera saat ditemui di Wairotang, Sabtu (4/9/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Sesudahnya kata dia, siapkan kelapa parut yang berasal dari kelapa setengah tua agar rasa kelapanya bisa lebih enak. Selanjutnya, angkat ubi hitam yang telah matang di dandang lalu tiriskan airnya hingga benar-benar kering.

“Campurkan parutan kelapa bersama ubi hitam lalu aduk hingga merata dan hidangkan. Biasanya warga di Kabupaten Sikka mengonsumsinya bersama dengan ikan bakar atau sayur lalap daun singkong,” ucapnya.

Maria menjelaskan, ubinya dinamakan ubi hitam karena warnanya berwarna kehitaman akibat direndam air dan ditutup dengan dedaunan.

Sementara itu Herlina Meak salah seorang penjual ubi hitam yang ditemui di Pasar Alok Maumere menerangkan proses pembuatan ubi hitam agar benar-benar rasanya lezat.

Herlina memaparkan, pilih singkong yang benar-benar sudah tua lalu dikupas kulitnya dan dipotong kecil-kecil sesuai ukuran yang dikehendaki.

Dia menerangkan, sesudah itu rendam singkong tersebut dalam air sambil dicuci bersih dan biarkan beberapa saat baru diangkat. “Jemur ubi tersebut beberapa hari di panas matahari hingga benar-benar kering. Masukan ibu tersebut ke dalam sebuah wadah lalu tutup rapat menggunakan daun pisang,” jelasnya.

Herlina menambahkan, setelah ubi berwarna kehitaman, angkat lalu bersihkan dan siap untuk direbus. Ia mengatakan, ubi hitam banyak sekali dijual pedagang di beberapa pasar tradisional oleh para perempuan pedagang aneka hasil kebun dari desa.

“Memang banyak yang beli ubi hitam karena hampir setiap pedagang ikan bakar selalu menyediakan ubi hitam yang direbus. Ada yang mengonsuminya dengan mencampurkan parutan kelapa  namun ada yang hanya menggunakan sambal saja,” ungkapnya.

Lihat juga...