Olahraga di Stadion TLJ Semarang Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Sejak dibuka kembali, minat masyarakat untuk berolahraga di Stadion Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari antrean warga yang ingin memasuki stadion yang terletak di kawasan Mugassari tersebut.

“Ya, saya sebagai warga Kota Semarang tentu senang dengan dibukanya kembali Stadion TLJ, sehingga kita bisa berolahraga kembali di sini. Meski olahraga bisa di mana saja, namun ada semangat tersendiri jika bisa berolahraga di stadion,” papar Apit Yulianto, saat ditemui di stadion tersebut, Jumat (10/9/2021).

Tidak hanya menyediakan jalur atau trek untuk lari, dalam stadion TLJ juga terdapat lapangan sepak bola, basket, hingga peralatan fitness out door.

Namun di satu sisi, ada banyak juga pengunjung yang tidak bisa masuk ke stadion tersebut, karena tidak memenuhi syarat berupa kartu vaksin. Ya, sejak dibuka Senin (23/8/2021) lalu, kartu vaksin menjadi syarat agar masyarakat bisa masuk ke stadion TLJ dan berolahraga di tempat tersebut.

Petugas akan memeriksa setiap pengunjung yang akan memasuki stadion. Jika tidak memiliki kartu vaksin, mereka akan dilarang masuk dan diminta berolahraga di luar.

Petugas memeriksa persyaratan kartu vaksin, bagi pengunjung yang akan masuk ke Stadion TLJ Semarang, Jumat (10/9/2021). –Foto: Arixc Ardana

“Saya tidak bisa masuk karena memang belum divaksin, kebetulan waktu jadwal vaksin, saya sedang ada kegiatan, jadi tidak bisa ikut. Saya baru tahu kalau ada syarat seperti ini, jadi ya terpaksa pulang lagi ke rumah,” papar Yoga, salah satu pengunjung.

Hal senada juga disampaikan Kariadi. Meski dirinya sudah divaksin, namun karena datang bersama anak, warga Banyumanik Semarang tersebut memutuskan tidak jadi masuk ke dalam stadion.

“Saya datang bersama anak saya, usianya baru tujuh tahun, namun ternyata tidak bisa masuk, karena anak saya belum divaksin. Ya, bagaimana ini? Saya usulkan kalau bisa anak di bawah 12 tahun, meski belum divaksin bolehlah berolahraga di TLJ,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Suhindoyo Prasetianto, saat dihubungi di Semarang, Jumat (10/9/2021), menjelaskan saat ini meski PPKM di Kota Semarang sudah level 2 dan stadion TLJ sudah dibuka kembali, namun tetap dilakukan pembatasan pengunjung.

“Termasuk waktu operasional juga dibatasi, untuk pagi mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 15.00-18.00 WIB, sedangkan pada Sabtu-Minggu masih ditutup karena kebiasaan masyarakat banyak melakukan aktivitas olahraga di akhir pekan,” paparnya.

Tidak hanya itu, khusus untuk GOR TLJ, pihaknya juga mensyaratkan pengunjung harus bisa menunjukkan kartu vaksin untuk bisa masuk ke dalam GOR. Hal ini sengaja dilakukan untuk menghindari lonjakan pengunjung, sekaligus mencegah penyebaran Covid-19 dari klaster olahraga.

“Hal ini kita lakukan karena kita tidak ingin karena euforia, lama tidak ke stadion, lalu pengunjung membludak. Selain itu juga untuk pencegahan Covid-19, sebab saat olahraga rata-rata lepas masker, misalnya lari, pasti lepas masker. Jadi, harapannya dengan menunjukkan kartu vaksin tersebut menjadi bukti pengunjung tersebut sudah divaksin, bisa menjadi upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Pihaknya pun berpegang pada kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat dan pemerintah kota, terutama Inmendagri, disebutkan untuk tempat olahraga tertutup sementara tetap ditutup, kalau tempat olahraga terbuka memang sudah boleh dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Lihat juga...