Pandemi, Sejumlah Destinasi Wisata di Lampung Mulai Menggeliat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pandemi corona tak menyurutkan kerinduan masyarakat untuk menikmati liburan di sejumlah destinasi alam di Lampung. Sejumlah destinasi wisata alam tetap menerima kunjungan wisatawan meski dibatasi. Sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung terlihat lengang. Sebagian dikunjungi wisatawan meski terbatas.

Di ujung Sumatera, destinasi wisata bahari hanya dikunjungi wisatawan lokal. Destinasi wisata mangrove Pegantungan, pantai Tanjung Tua di Bakauheni terlihat dikunjungi sebagian warga lokal.

Sejumlah wisatawan yang mendatangi bukit Pematang Sunrise yang kerap ramai, lebih sepi dibanding kondisi normal. Ardi Yanto, salah satu pengelola Pematang Sunrise mengaku, tetap menerima kunjungan wisatawan.

Pengunjung Pematang Sunrise di Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan sebut Ardi Yanto kerap menginap dengan tenda. Wisatawan kerap menikmati suasana alam perbukitan serta sejumlah pantai di Bakauheni.

Meski demikian sejumlah acara sementara ditunda tidak seperti kondisi normal. Biasanya pengunjung berjumlah ratusan, selama pandemi berkurang jadi puluhan. Meski kunjungan minim, pembenahan fasilitas dilakukan.

“Meski kunjungan minim namun destinasi wisata tetap buka untuk warga yang berasal dari Lampung Selatan atau wisatawan lokal, umumnya pengunjung akan konfirmasi sebelum datang karena butuh pendampingan karena akses jalan perbukitan butuh pendampingan,” terang Ardi Yanto saat dihubungi Cendana News, Minggu (5/9/2021).

Selama kunjungan minim, fasilitas kafe kopi dan homestay  dipersiapkan. Ardi Yanto menyebut kunjungan yang minim justru dimanfaatkan oleh sebagian pecinta fotografi. Suasana perbukitan yang bisa digunakan memandang Selat Sunda jadi spot foto menarik. Sejumlah remaja bahkan mempergunakan Pematang Sunrise menjadi tempat foto persiapan nikah (prewedding).

Lihat juga...