Pantai Heras di Larantuka Kurang Penataan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Pantai wisata di Desa Heras, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu ditata dengan lebih baik agar bisa menjadi salah satu destinasi wisata di wilayah ini.

“Dulu waktu zaman Bupati Felix Fernandez pantai wisata ini sangat ramai dikunjungi wisatawan lokal dan dari luar daerah,” kata Markus Lebu Maran, warga Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT saat ditanyai, Minggu (26/9/2021).

Warga Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Markus Lebu Maran saat ditemui di Pantai Heras, Minggu (26/9/2021). Foto: Ebed de Rosary

Kus menyebutkan, dahulu pantai di Heras ramai oleh kunjungan wisatawan dan sempat dilakukan penataan oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) dengan menyediakan sarana dan prasarana.

Ia katakan, dulu orang bisa bermain jet ski di perairan Desa Mokantarak hingga ke Wai Plati atau air panas di Oka yang juga ditata dengan baik menjadi sebuah obyek wisata.

“Pantai Heras kalau ditata dengan baik bisa dikunjungi wisatawan lokal dan mendatangkan pemasukan bagi desa maupun pemerintah kabupaten. Pantainya berpasir hitam dan sangat halus,” ucapnya.

Kus mengakui, biasanya pengunjung suka mandi di laut di pantai ini karena airnya tenang dan bersih, serta mengunjungi juga obyek wisata air panas yang berada di desa yang sama.

Warga Mokantarak lainnya, Rikardus Buto Lewar menyebutkan, pantai di Heras memiliki keunikan karena pasir pantainya berwarna hitam sehingga agak berbeda dengan pantai lainnya di Flores Timur.

Erik sapaannya mengakui, pantai ini agak menjorok ke dalam dan diapit oleh dua tanjung sehingga air lautnya relatif lebih tenang dan jernih, serta relatif bersih dari sampah.

“Pantai ini kalau ditata dengan baik bisa menjadi sebuah destinasi wisata bagi warga lokal. Saat ini sudah banyak warga yang memanfaatkan hari libur atau hari Minggu untuk berwisata,” ucapnya.

Erik menyebutkan, apabila ditata dan banyak dikunjungi orang, maka warga sekitar pun bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual aneka makanan dan minuman.

Dirinya berharap, pemerintah desa bisa mengelola pantai ini menjadi destinasi wisata yang dikelola dengan melibatkan anak-anak muda dalam menjaga tempat wisata tersebut.

Lihat juga...