Pasar Ikan Hias Cianjur Diharapkan Penuhi Pasokan Nasional

CIANJUR – Pasar ikan hias di Kompleks Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Jawa Barat, diharapkan dapat menjadi pemasok ikan hias ke berbagai pasar regional, pasar nasional hingga pasar ikan internasional, seiring tingginya pesanan ke pembudidaya.

Wakil Bupati Cianjur, TB Mulyana Syahrudin di Cianjur Rabu, mengatakan keberadaan pasar ikan hias di Cianjur, merupakan wadah bagi pembudidaya ikan yang selama ini, banyak memasok ikan hias berkualitas mulai dari koi hingga arwana sirip merah ke berbagai daerah.

“Selama ini, Cianjur terkenal sebagai pemasok ikan air tawar konsumsi ke berbagai pasar regional maupun nasional, seiring dengan perkembangan budidaya ikan hias di Cianjur, tentunya akan berpotensi sebagai pemasok untuk berbagai pasar mulai dari lokal hingga internasional,” katanya.

Sehingga Pemkab Cianjur, ungkap dia, mendukung dan akan mempromosikan keberadaan pasar ikan hias yang terletak di kompleks Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, sebagai destinasi yang harus dikunjungi berbagai kalangan terutama pecinta dan pehobi ikan hias.

Sementara Ketua Forum Peternak dan Pedagang Ikan Hias Cianjur, Mochamad Ikbal Alrozi, mengatakan keberadaan pasar ikan hias di Cianjur, merupakan impian pembudidaya, pedagang dan pehobi karena selama ini, mereka menjual hasil budidayanya ke pasar di luar Cianjur.

“Target kami membantu pemulihan ekonomi khusus untuk pembubidaya, petani dan pedagang ikan hias yang selama ini, tidak memiliki lapak atau kios. Pasar ikan hias, untuk sementara hanya buka dua hari dalam seminggu tepatnya hari Sabtu dan Minggu,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini, puluhan pedagang menawarkan berbagai jenis ikan hias dengan berbagai kualitas mulai dari jenis predator, pbass, chana, koi, cupang, hiu air tawar dan berbagai jenis ikan hasil budidaya petani dan pembudidaya di Cianjur.

Bahkan ke depan pasar ikan hias di Cianjur, akan membudidayakan berbagai jenis ikan endemik Jawa Barat, khususnya ikan hias asli Cianjur.

“Kami akan berburu indukan ikan hias yang termasuk langka dan merupakan endemik asli Cianjur, untuk dibudidayakan,” kata Ikbal. (Ant)

Lihat juga...