Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Magelang Masih Jauh Dari Harapan

Pelaksanaan vaksinasi "Pre Event Kegiatan Tour De Borobudur XXI" di Museum Kharmawibhangga Taman Wisata Candi Borobudur, Sabtu (25/9/2021) - Foto Ant

MAGELANG – Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), masih jauh dari harapan yang ditargetkan pemerintah pusat. 

“Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Magelang baru mendekati angka 25 persen secara total dosis pertama, hal ini masih sangat jauh dari harapan pemerintah pusat sebesar 70 persen,” kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin, pada pelaksanaan vaksinasi Pre Event Kegiatan Tour De Borobudur XXI, di Museum Kharmawibhangga Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Sabtu (25/9/2021).

Zaenal mengatakan, Pemerintah Kabupaten Magelang akan terus memaksimalkan upaya cakupan vaksinasi, agar terjadi kekebalan kelompok. Vaksinasi disebutnya sangat penting, untuk mendorong segera tercapainya kekebalan kelompok. Hal itu dibutuhkan, untuk mengurangi transmisi atau penularan COVID-19, termasuk untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian, serta melindungi masyarakat dari COVID-19.

Dengan upaya tersebut harapannya, masyarakat kembali bisa produktif secara sosial dan ekonomi. “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Magelang, kami menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran panitia vaksinasi Pre Event Kegiatan Tour de Borobudur XXI yang telah berkenan menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di Kawasan Wisata Candi Borobudur ini,” katanya.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero), Edy Setijono menyampaikan, vaksinasi tidak hanya menjadi kewajiban Pemerintah Kabupaten Magelang saja. Tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kegiatan yang digelar, tersedia 40.000 dosis vaksin, yang akan dilaksanakan dalam dua tahap. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu percepatan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Magelang,” katanya. (Ant)

Lihat juga...