Pemkot Bekasi Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi hingga Minggu

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat kembali menggelar serbuan vaksinasi massal dengan jenis vaksin Pfizer untuk dosis pertama yang tersebar di seluruh wilayah kelurahan. Serbuan vaksinasi akan berlangsung hingga Minggu (12/9/2021).

Jenis vaksin yang tersedia di Serbuan Vaksinasi Massal kali ini adalah Pfizer mencapai sekitar 272.000 dosis yang tersebar pada 560 titik di Kota Bekasi. Setiap kelurahan dilaksanakan di beberapa titik sesuai yang telah ditetapkan.

“Hari ini pelaksanaan vaksinasi disebar di berbagai titik se-Kota Bekasi. Warga silakan datang langsung ke lokasi-lokasi tersebut untuk divaksin. Saya minta agar pelayanan di lapangan tidak mempersulit warga yang ingin vaksin,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat menyapa warga di Gereja HKI Aren Jaya, Bekasi Timur, Jumat (10/9/2021).

Dikatakan, pemerintah akan terus meminta ketersediaan dari pusat untuk mempermudah ketersediaan dosis vaksin di wilayah Kota Bekasi. Ia pun berpesan  kepada warganya untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Terpenting imbuhnya, yang telah divaksin agar mengajak anggota keluarga, teman atau tetangga serta orang yang dikenal untuk diajak untuk mengikuti vaksinasi. vaksinasi ini sehat, aman dan halal.

“Kota Bekasi menjadi salah satu wilayah yang pengendalian kasus Covid-19 terbaik se-Jawa Barat. Pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi bagi seluruh warganya tujuannya untuk mencapai 70 persen herd immunity,” tandasnya mengatakan demi mencapai pemerintah akan terus meminta ketersedian ke pusat.

Hari ini, Wali Kota Bekasi, secara langsung memantau jalannya vaksinasi di beberapa lokasi. Lokasi pertama Gereja HKI Aren Jaya, Bekasi Timur, Pasar Simpasa Summarecon Bekasi Utara, Masjid Nurul Firdaus, Pejuang Medan Satria, Puskesmas Mustika Jaya.

Kepala Puskesmas Margamulya yang ditemui saat memantau jalannya vaksinasi di Kantor Kelurahan Margamulya menyampaikan, dibukanya banyak titik lokasi adalah untuk menjaring antusias warga lebih banyak lagi dan lokasinya juga disesuaikan dengan masing-masing RW sehingga warga tidak perlu jauh-jauh datang ke lokasi untuk divaksin.

“Kami membuka gerai di beberapa tempat dan juga mengajak serta memfasilitasi warga lebih banyak lagi. Bahkan warga dari luar kelurahan Margamulya pun juga diterima untuk divaksin karena bagaimanapun juga sertifikat vaksin sudah menjadi syarat untuk beraktivitas di area publik dan yang paling utama adalah untuk mencapai target 70% herd immunity di Kota Bekasi,” ujarnya.

Berbagai cara diterapkan dalam mengajak warga untuk divaksin di Kota Bekasi, selain RT/RW juga ikut menggandeng berbagai lembaga, seperti pengurus DKM atau gereja. Salah satunya vaksinasi juga digelar di Masjid Jamie Salimah Akhtar Kaliabang Tengah Bekasi Utara.

Lihat juga...