Pemkot Pariaman Bantu Mesin Pencacah Pakan ke Peternak

PARIAMAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatra Barat membantu peternak di daerah dengan memberikan mesin pencacah pakan, guna mendukung peningkatan produksi ternak.

“Kami telah serahkan dua ‘chopper’ kepada kelompok tani (pada Selasa kemarin), melihat manfaat mesin itu pak wali kota menginstruksikan alat ini diproduksi 50 unit lagi,” kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Dasril, di Pariaman, Rabu (15/9/2021).

Mesin itu diinisiasi oleh dinas tersebut beserta sistem fermentasi pakan ternak, karena Pemkot Pariaman ingin mempermudah peternak dalam memenuhi makanan ternaknya.

Hal tersebut karena selama ini peternak di daerah itu memenuhi pakan ternaknya dengan cara menyabit rumput, yang tentu dipengaruhi oleh cuaca dan memberikan tanaman lainnya tanpa proses yang baik.

Selain itu, pemerintah setempat juga berupaya mewujudkan pemberian pakan ternak berkualitas, sehingga ternak memiliki fisik yang sehat serta populasinya meningkat.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya merealisasikan fermentasi pakan ternak yang bahan-bahannya mudah didapatkan oleh peternak, di antaranya jagung, sagu, batang pisang, batang padi yang ditambah dengan EM4 dan gula merah nira.

“Lalu difermentasi selama dua minggu, tahannya bisa sampai satu tahun,” katanya.

Dasril mengatakan, tahap awal pihaknya membuat dua mesin pencacah yang dikelola oleh kelompok tani, yang operatornya telah dilatih oleh DP3 Kota Pariaman.

Nanti, lanjutnya, kelompok petani dapat menyepakati sistem pengelolaan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengoperasikan mesin tersebut.

Ia menyebutkan, di Kota Pariaman saat jumlah populasi ternak sapi, kerbau, dan kambing sekitar 7.500 ekor yang diharapkan angka tersebut dapat meningkat setelah adanya alat tersebut.

“Kami berharap, mesin ini dimanfaatkan dengan baik. Kalau betul-betul dimanfaatkan, maka tahun depan akan diadakan 50 unit lagi,” ujar dia.

Pihaknya akan terus berupaya agar para petani dan peternak di Kota Pariaman dapat terbantu dan sejahtera, guna menciptakan ketahanan pangan di daerah itu. (Ant)

Lihat juga...