Produksi Pinang di Aceh Utara 4.804 Ton

Dokumentasi - Petani memperlihatkan biji pinang di Desa Blang Beurandang, Aceh Barat. -Ant

BANDA ACEH – Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara, menyebutkan produksi komoditas pinang di kabupaten itu mencapai 4.804 ton per tahun.

“Aceh Utara memiliki perkebunan pinang mencapai 12.350 hektare dengan produksi mencapai 4.804 ton per tahun,” kata Kepala Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara, Lilis Indriansyah, di Lhokseumawe, Rabu (1/9/2021).

Lilis Indriansyah mengatakan, produktivitas pinang per hektare mencapai 389 kilogram per tahun. Sedangkan sentra perkebunan pinang di Kabupaten Aceh Utara di sejumlah kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kata Lilis Indriansyah, menjadikan pinang sebagai komoditas unggulan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, harga pinang tersebut meningkat.

“Harga pinang sekarang ini berkisar Rp23 ribu per kilogram. Harga pinang sempat melonjak hingga Rp25 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga pinang berkisar Rp14 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram,” kata Lilis Indriansyah.

Lilis Indriansyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus berupaya mengembangkan perkebunan pinang dengan target produksi mencapai 500 kilogram per hektare.

Upaya yang dilakukan, selain memberikan penyuluhan pertanian kepada petani, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga membangun lantai jemur, menyalurkan bantuan mesin pengupas, mesin pengering, dan lainnya.

“Dengan bantuan ini, diharapkan kualitas pinang yang dihasilkan makin membaik, sehingga harga jualnya tidak merosot. Peningkatan produktivitas pinang ini juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Lilis Indriansyah. (Ant)

Lihat juga...