PTM Terbatas Tingkat SD di Bekasi Mulai 6 September

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat sekolah dasar (SD) di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, dimulai pada 6 September 2021. Saat ini ratusan SD mulai mengurus pengajuan untuk pelaksanaan PTM terbatas.

“PTM terbatas yang dilaksanakan sekarang di Kota Bekasi baru tingkat SMP, totalnya selama dua hari dimulai sudah ada 139 SMP melaksanakan PTM terbatas. Untuk SD dimulai 6 September,” ungkap Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Krisman Heryadi, kepada Cendana News, Kamis (2/9/2021).

Dikatakan, Disdik menetapkan sekolah yang boleh melaksanakan PTM terbatas, bagi sekolah yang sebelumnya pernah melaksanakan PTM berbasis adaptasi tatanan hidup baru satuan pendidikan (ATHB-SP) total jumlahnya dulu mencapai 263 sekolah baik tingkat SD sampai SMP.

Menurutnya jika sebelumnya telah mengikuti sistem ATHB SP maka otomatis langsung bisa melaksanakan PTM terbatas tanpa harus melakukan pengajuan ke Disdik untuk mendapatkan izin. Sekolah yang telah mengikuti sistem PTM ATHB-SP dianggap telah memahami petunjuk yang harus dilaksanakan terutama terkait protokol kesehatan.

“Sesuai dengan aturan melalui surat edaran PTM terbatas maksudnya hanya 50 persen peserta didik mengikuti tatap muka dalam satu rombel. Artinya hanya 18 anak peserta didik. Waktu pelaksanaannya pun dibatasi hingga pukul 12.00 WIB,” tegas Krisman.

Hal lain adalah orangtua peserta didik di wajibkan untuk antar jemput anaknya. Karena sistemnya gantian. Teknis lebih lanjutnya sesuai dengan kebijakan sekolah. Dia pun mengimbau kepala sekolah harus memperhatikan terkait protokol kesehatan.

Adapun jumlah sekolah SMP di Kota Bekasi, Krisman menyebut ada sekitar 265 sekolah. Sementara SD jumlah ada 365 sekolah. Untuk swasta tingkat sekolah dasar jumlahnya sekitar 700 sekolah.

“Tidak semua sekolah tentunya melaksanakan PTM terbatas. Karena syarat menggelar PTM terbatas harus mendapat izin dari Disdik. Saat ini sudah ratusan sekolah mengajukan izin selain yang pernah mengikuti PTM sistem ATHB-SP. Jumlah sekolah pengajuan baru nanti akan diseleksi tanggal 5 September,” tambahnya, mengakui selama dua hari PTM terbatas, informasi aman dan berjalan lancar.

Pelaksanaan PTM terbatas di Kota Bekasi, disambut antusias oleh orangtua murid. Mereka berharap bisa dilaksanakan penuh tidak lagi terbatas, karena sudah hampir dua tahun pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.

“Kami tentu menyambut gembira, meski baru sebatas PTM terbatas dengan jumlah 50 persen. Kami capai di rumah harus mengajari, dan mengerjakan PR anak. Belum lagi mengurus yang lain,” ujar Ibu Bastian saat mengantar anaknya di SMP Negeri 30.

Lihat juga...