Pulihkan Pariwisata, Pemkab Banyumas Renovasi Kawasan Maskumambang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus Kabupaten Banyumas dalam upaya pemulihan ekonomi, sehingga sebagian besar dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dipergunakan untuk pembangunan atau pun renovasi tempat wisata.

Salah satu tempat wisata milik Pemkab Banyumas yang saat ini sedang direnovasi adalah Taman Bale Kemambang yang berlokasi di Jalan Karang Kobar, Kecamatan Purwokerto Utara. Wisata berupa kolam ikan yang dilengkapi dengan sarana jogging track serta permainan anak ini direnovasi dan berganti nama menjadi Maskumambang.

“Jadi lokasinya diperluas sampai ke belakang, kemudian kolam ikan juga diperbanyak dan nantinya dibangun jalan-jalan di atas kolam serta gazebo. Sehingga pengunjung bisa makan di atas kolam,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olaharaga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, Minggu (12/9/2021).

Kepala Dinas Pemuda, Olaharaga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, Minggu (12/9/2021) di Baturaden. Foto: Hermiana E. Effendi

Untuk pembangunan Maskumambang ini, dialokasikan anggaran hingga Rp 30 miliar dari dana PEN. Menurut Asis, tempat wisata tersebut sangat potensial, sebab berada di tengah kota. Sebelum pandemi, Bale Kemambang dengan konsep lama juga selalu dipenuhi pengunjung, baik pada pagi hari maupun sore hari.

“Sudah berjalan pembangunan Maskumambang dan nantinya juga pasti akan lebih ramai pengunjung dengan konsep yang baru,” kata Asis.

Tempat wisata lain yang juga mendapat suntikan dana PEN adalah pembangunan taman botani di kompleks Lokawisata Baturaden. Pembangunan taman botani tersebut menelan anggaran Rp 15,1 miliar.

“Lokawisata Baturaden ini kan konsepnya wisata alam, sehingga pembuatan taman botani sangat relevan dan akan semakin melengkapi lokawisata,” terang Kadinporabudpar.

Untuk semakin melengkapi kawasan wisata Baturaden, pada pintu masuk ke Baturaden juga akan dibangun tugu. Tugu yang diberi nama Tugu Sudirman tersebut terletak di perempatan pintu masuk kawasan Baturaden bagian atas atau yang dikenal dengan perempatan Pring Sewu.

“Bekas salah satu hotel di kawasan Baturaden, juga akan dibangun wisma transit yang dilengkapi dengan sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta rumah makan dan gardu pandang,” jelasnya.

Asis berharap, pembangunan serta renovasi pada sektor pariwisata tersebut akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Ditargetkan pada akhir tahun ini, semua pembangunan sektor pariwisata sudah selesai dan tahun depan mulai bisa dioperasikan dengan wajah baru.

“Kita sangat berharap, pandemi Covid-19 sudah mereda tahun depan, sehingga sektor pariwisata sudah bisa dibuka secara keseluruhan dan kunjungan wisatawan meningkat dengan adanya berbagai pembangunan yang sedang dilaksanakan,” ucapnya.

Salah satu warga Kota Purwokerto, Indra mengatakan, tempat wisata terlalu lama tutup di Banyumas, padahal banyak masyarakat yang sudah ingin berwisata untuk membuang kejenuhan.

“Sekarang yang buka baru Lokawisata Baturaden, tetapi saya juga belum bisa berwisata, karena belum vaksin,” tuturnya.

Lihat juga...