Satgas COVID-19 Sikka Percepat Vaksinasi bagi Warga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengupayakan percepatan vaksinasi dengan meminta penambahan vaksin dan terus melaksanakan vaksinasi hampir setiap hari.

“Kita berupaya secepatnya melakukan vaksinasi. Apabila vaksinnya tiba maka besoknya langsung dilakukan vaksinasi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT,  dr. Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Puspas Keuskupan Maumere, Selasa (7/9/2021).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr.Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Puspas Keuskupan Maumere, Selasa (7/9/2021). Foto: Ebed de Rosary

Clara mengatakan, hari ini, Selasa (7/9) dilakukan vaksinasi merdeka di 2 titik dan ada 4 puskesmas yang melakukan vaksinasi dosis kedua.

Selama ini kata dia, distribusi vaksin terbatas sehingga saat vaksin tiba pihaknya keesokan harinya langsung melakukan vaksinasi.

Lanjutnya, data warga yang akan menerima vaksin sudah dilakukan sehingga proses vaksinasi bisa cepat berlangsung.

Dalam seminggu sebutnya, pihaknya melakukan vaksinasi terhadap 8 ribu orang yang menyebar di beberapa titik agar semakin banyak masyarakat yang divaksin.

“Minggu ini ketersediaan vaksin ada 12 ribu dosis sehingga minggu ini kita selesaikan 8 ribu dan minggu depan sisanya sampai selesai. Kita tetap meminta tambahan vaksin dan mudah-mudah setiap minggu selalu tiba vaksin,” ucapnya.

Clara menambahkan, hari ini pihaknya mendapatkan pengiriman vaksin lagi dan terus mengajukan penambahan vaksin.

Sambungnya, tanggal 14 September 2021 akan dilakukan vaksinasi khusus kepada ibu-ibu hamil.

Ia menambahkan, ada 1.900 ibu hamil yang sudah terdata untuk divaksin dan pihaknya sedang persiapan alurnya serta menginformasikan kepada ibu-ibu hamil.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini memaparkan, berdasarkan data statisitik ada peningkatan ibu hamil setiap tahunnya apalagi selama pandemi COVID-19 tapi tidak terlalu banyak.

“Target kita mudah-mudahan sampai akhir tahun sudah mencapai lebih dari 80 persen warga tervaksin. Setiap minggu, setiap hari kita lakukan vaksinasi baik rutin maupun secara massal,” paparnya.

Clara mengakui, masyarakat memang antusias mengikuti vaksinasi dan pihaknya menyambut baik animo masyarakat sehingga berupaya menpercepat kedatangan vaksin dari provinsi.

“Setiap minggu kita ajukan penambahan vaksin agar ada distribusi vaksin mengingat antusias masyarakat yang luar biasa,” ucapnya.

Sementara itu, Sr. Florentina Mole Henakin, SCSC yang ditemui saat mengikuti vaksinasi merdeka di Puspas Keuskupan Maumere mengaku senang bisa mendapatkan suntikan vaksin COVID-19.

Florentina mengaku mendaftar mengikuti vaksinasi agar bisa mencegah tertular COVID-19 mengingat Kabupaten Sikka merupakan salah satu wilayah dengan angka kasus terbesar di NTT.

“Saya bersama teman-teman suster lainnya antusias ikut vaksin agar bisa terhindar dari penularan COVID-19. Kita tahu di Sikka ini kasusnya tinggi sehingga masuk PPKM Level IV,” ucapnya.

Lihat juga...