Satlantas Polresta Banyumas Galakkan Vaksinasi Pelaku Transportasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Pelaku transportasi seperti ojek online (ojol), sopir taksi, tukang becak dan lainnya menjadi sasaran vaksinasi yang dilaksanakan Satlantas Polresta Banyumas. Mengingat para pelaku transportasi, dalam aktivitasnya selalu berinteraksi dengan banyak orang, sehingga menjaga imunitas sangat penting dilakukan.

Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Ari Prayitno mengatakan, untuk hari ini, Sabtu (18/9/2021), ada 500 vaksin dosis 1 yang disediakan. Selain para pelaku transportasi, juga ada dari kalangan pelajar serta masyarakat umum. Vaksin dilaksanakan di kantor urusan kesehatan (Urkes) Polresta Banyumas.

Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Ari Prayitno di kantor urusan kesehatan (Urkes) Polresta Banyumas, Sabtu (18/9/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Imunitas para pelaku transportasi ini harus juga mendapat perhatian, sehingga mereka kita berikan ruang untuk mendapatkan vaksin, sebab selain untuk melindungi diri dan keluarganya, mereka ini juga memegang peranan penting untuk pemulihan ekonomi,” jelas Kompol Ari Prayitno.

Sebelumnya, Satlantas Polresta Banyumas juga sudah mengadakan vaksinasi dari rumah ke rumah yang menyasar para tukang becak beserta keluarganya. Ada 100 dosis vaksin yang disediakan dalam vaksinasi keliling jemput bola tersebut.

Menurut Kasat Lantas, para pelaku transportasi ini sebagian sudah tersentuh program vaksin, baik yang digelar massal di GOR Satria Purwokerto bersama dengan masyarakat umum, ataupun vaksinasi yang pernah dilakukan di Mapolresta Banyumas serta di kawasan Terminal Bulu Pitu Purwokerto.

Namun, untuk menjaring pelaku transportasi yang belum vaksin, pihaknya memberikan prioritas kepada pelaku transportasi dalam vaksin kali ini.

“Vaksinasi yang dilakukan hari ini dan vaksin door to door kemarin, merupakan kegiatan rangkaian menyambut HUT Lalu Lintas yang jatuh pada tanggal 22 September nanti. Pelaku transportasi merupakan salah satu dari komunitas yang terhubung Lantas, sehingga kita fasilitasi mereka untuk mendapatkan vaksin, supaya lebih aman dan nyaman dalam menjalankan pekerjaannya,” kata Kasat Lantas.

Selain melaksanakan vaksin, kondisi para pelaku transportasi juga kerap dipantau oleh tim yustisi dengan melakukan swab test secara acak dan mendadak. Dan sampai hari ini, lanjut Kasat Lantas, belum ditemukan pelaku transportasi yang positif ataupun klaster dari kalangan tersebut.

Sementara itu, salah satu pelaku ojol, Heru mengatakan, beberapa kali ia mencoba mendaftar program vaksin, namun karena keterbatasan kuota sehingga sampai hari ini belum kebagian. Dan gelaran vaksin yang dilakukan Satlantas Polresta Banyumas membuka peluang untuk ia mendapatkan vaksin.

“Baru hari ini bisa mendaftar vaksin, padahal sudah ingin vaksin sejak lama, namun terkendala waktu dan juga saat mendaftar pasti sudah penuh kuotanya. Karena pekerjaan saya kan di jalan, jadi vaksin dan prokes itu sangat penting,” tuturnya.

Lihat juga...