Semen Padang FC Tak Tertarik Mencalonkan Diri Sebagai Tuan Rumah Liga 2

Manajer Semen Padang FC, Effendi Syahputra - Foto Ant

PADANG – Manajemen Semen Padang FC, tak tertarik mencalonkan diri sebagai tuan rumah babak penyisihan Liga 2, yang akan digelar dengan sistem double round robin.

Manajer Semen Padang FC, Effendi Syahputra mengatakan, pihaknya masih tetap dengan posisi protes kepada PT LIB dan PSSI, agar kompetisi Liga 2 digelar seperti tahun sebelumnya yakni di dua wilayah. “Kita ingin kompetisi penuh bukan turnamen seperti ini,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Menurut dia, Semen Padang FC sudah mengajukan keberatan, namun demikian, jika PSSI beserta operator memilih tetap menjalankan, pihaknya mengikuti saja. “Tidak mungkin kita menolak dan tidak ikut dalam kompetisi musim ini,” tandasnya.

Namun demikian, tim tetap akan pada pendirian sebelumnya, dengan tidak akan ikut mencalonkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan babak penyisihan Liga 2. “Masa kita sudah menolak dan sekarang malah mengajukan diri. Kita ikuti saja keputusan PSSI dan PT LIB,” kata dia.

Sementara PT Liga Indonesia Baru (LIB), melayangkan surat kepada manajemen tim Liga 2 dengan nomor 432/LIB-KOM/IX/2021, perihal bidding tuan rumah babak penyisihan Liga 2. Dalam surat itu dijelaskan, hasil rapat yang digelar 7 September 2021 menyepakati, format Liga 2 2021 digelar dalam empat grup.

Setiap grup akan diikuti enam tim dan tim yang memenangkan bidding berhak memainkan babak penyisihan di kandang mereka. Tuan rumah akan diberikan subsidi sebesar Rp400 juta, untuk menggelar babak penyisihan. Dan tuan rumah berkewajiban menyiapkan stadion dan tiga lapangan latihan yang representatif. Tim tuan rumah juga wajib menyediakan bus, untuk keperluan tim tamu, ofisial dan lainnya.(Ant)

Lihat juga...